Terbangkan Balon Udara Ilegal, 4 Pelaku Terancam 2 Tahun

Kepala Direkrtorat PASN Kementerian Perhubungan RI Rudi Richardo, mengatakan langkah tegas diambil Kemenhub terhadap para pelaku penerbangan balon udara tradisional secara ilegal sesuai aturan yang berlaku. Kemenhub telah mengeluarkan regulasi aturan yang jelas dalam hal penerbangan balon udara yang selaras dengan keselamatan penerbangan pesawat. Pelaku disangka melanggar Pasal 53 ayat (1) UU Nomor 1 Tahun 2009, tentang Penerbangan dengan ancaman pidana penjara paling lama 2 tahun dan denda paling banyak Rp 500 juta.

“Semoga upaya penegakan hukum ini benar-benar bisa memberikan efek jera bagi masyarakat di Wonosobo maupun di daerah-daerah lain agar tidak lagi menerbangkan balon udara secara ilegal. Kami telah mengeluarkan aturan yang memungkinkan budaya penerbangan balon udara tetap bisa dilakukan, seperti dengan cara ditambatkan dengan tali yang kuat dengan ketinggian tertentu, sehingga tidak mengganggu aktivitas penerbangan,” paparnya.

Kasi Intel Kejari Wonosobo, menegaskan bahwa berkas perkara yang dilimpahkan Direktorat PASN Kemenhub terhadap 4 tersangka pelaku penerbangan balon udara telah dinyatakan lengkap (P21) dan siap dilimpahkan ke pengadilan. “Berkas perkara telah lengkap dan siap untuk dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Wonosobo,” tandasnya.

Kasat Reskrim Polres Wonosobo, menambahkan bahwa peran dilakukan 4 tersangka penerbangan balon udara ilegal di Wonosobo memiliki peran yang berbeda-beda. Ada pelaku yang menjadi pembuat maupun pelaku yang menerbangkan. “Mereka kami tangkap setelah kedapatan menerbangkan balon udara secara ilegal atau tidak ditambatkan sesuai aturan berlaku,” jelasnya. (Art)

BERITA REKOMENDASI