Terbelit Hutang, Perempuan Muda Coba Bunuh Diri

Editor: Ivan Aditya

PURBALINGGA, KRJOGJA.com – DS (20) warga Desa Kedungjati, Kecamatan Bukateja PurbaIingga mencoba mengakhiri hidupnya sendiri dengan terjun dari jembatan Sungai Klawing di desa Jetis kecamatan Kemangkon, Rabu sore (07/04/2021). Beruntung warga yang melihat aksi nekat itu berjibaku menolong sehingga jiwa perempuan muda itu bisa diselamatkan.

“Sempat hanyut sekitar 300 meter sebelum dievakuasi dari sungai,” tutur Kapolsek Kemangkon AKP Damar Iskandar, Rabu petang.

Mengutip keterangan saksi, Damar mengung kapkan, sekitar pukul 16.00, DS tampak berdiri mematung dengan tubuh merapat ke tiang pagar jembatan. Beberapa orang yang melintas tidak menduga perempuan itu hendak mencoba bunuh diri. Tapi beberapa lainnya merasa curiga dengan gerak-gerik perempuan itu.

Beberapa warga sempat menyapa DS, tapi tidak dijawab. Sesaat kemudian, DS melompat dan dalam hitungan detik tubuhnya kecebur ke dalam aliran sungai. Seorang warga yang menyaksikan kejadian spontan ikut terjun ke sungai dan berusaha menolong. Upaya warga itu tidak sia-sia.

Kendati sempat hanyut hingga 300 meter, DS bisa diselamatkan dan dibawa ke tepi sungai. Saat dievakuasi kondisinya masih hidup. Kemudian dilarikan ke rumah sakit dengan kendaraan operasional Polsek Kemangkon.

Kapolsek menambahkan, dari pemeriksaan di lokasi kejadian ditemukan sepeda motor jenis Vario bernomor polisi R-6902-HV. Sepeda motor tersebut diduga kuat milik perempuan tersebut.

Dari jenis dan nomor kendaraan akhirnya identitas perempuan tersebut berhasil diketahui. Perempuan tersebut berinisial DS (20) warga Desa Kedungjati, Kecamatan Bukateja, Kabupaten PurbaIingga.

“Dari pihak keluarga diperoleh keterangan DS pergi sejak Senin siang (05/04/2021). Sebelumnya, DS juga sempat mencoba bunuh diri dengan menyayat pergelangan tangannya. Tapi berhasil dicegah suaminya,” ujar Damar.

Motif DS berusaha mengakhiri hidupnya sendiri diduga terkait beban hutang pada koperasi di pabrik tempatnya bekerja. Hutang itu jatuh tempo pada Rabu (07/04/2021). Damar menolak merinci jumlah utang DS. (Rus)

BERITA REKOMENDASI