Terpidana Mati Rutan Purworejo Dipindah ke Nusakambangan

Editor: Ivan Aditya

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Terpidana mati Gunardi, dipindahkan kepas Kelas 1 Batu Nusakambangan. Napi kasus pembunuhan terhadap istri dan dua mertuanya itu masuk kategori maksimum security, sehingga harus dipindah lapas sesuai dengan kelasnya.

Kepala Rutan Kelas II B Purworejo Lukman Agung Widodo mengatakan, pemindahan itu sesuai dengan Permenkumham 35 Tahun 2018 tentang Revitalisas Permasyarakatan. “Kami mencoba mengimplementasikan aturan itu, antara lain WBP harus ditempatkan sesuai kategorinya,” ungkapnya kepada KRJOGJA.com, Selasa (11/08/2020).

Sebelum dilakukan pemindahan, tim Balai Permasyarakatan (Bapas) di Magelang melakukan asesmen terhadap Gunardi. Hasilnya dikirim ke Kanwil Kemenkumham Jateng dan disetujui pemindahan itu.

Pemindahan dilakukan dengan pengawalan ketat petugas rutan dan kepolisian. “Proses diberlakukan sesuai SOP yang berlaku, begitu WBP sampai Nusakambangan dan diserahkan, ia menjalani pemeriksaan ketat. Jangan sampai ada barang terlarang, ikut dibawa masuk ke dalam rutan,” ucapnya.

Gunardi merupakan pelaku tunggal pembunuhan terhadap tiga orang di Desa Panggel Dlangu Kecamatan Butuh, Mei 2019. Peristiwa itu juga menyebabkan anaknya mengalami luka akibat pukulan benda tumpul.

Majelis hakim PN Purworejo menjatuhkan vonis mati terhadap Gunardi pada Kamis 20 Oktober 2019. Ratusan warga yang berkumpul menyaksikan sidang, bersorak puas dengan putusan itu. (Jas)

BERITA REKOMENDASI