Tersangka Koruptor BPR BKK Purworejo Segera Disidang

Editor: KRjogja/Gus

PURWOREJO (KRjogja.com) – Penyidikan kasus dugaan korupsi di PD BPR BKK Purworejo dengan tersangka Sla (45) warga Temanggung, memasuki babak baru. Tersangka yang bekerja sebagai karyawan bagian kredit di BKK tersebut segera disidang setelah penyidik Polres Purworejo melimpahkan berkas penyidikan ke Kejaksaan Negeri Purworejo.

 

Kapolres Purworejo AKBP Satrio Wibowo SIK mengemukakan, tersangka menyalahgunakan kewenangannya sebagai pejabat bagian kredit. "Perbuatan tersangka merugikan negara Rp 18,958 miliar," ungkapnya menjawab pertanyaan KRjogja.com, Senin (5/12).

Kasus yang menjerat Sla terjadi sejak Juli 2015. Menurutnya, tersangka diduga mengkorupsi uang negara dengan modus kredit fiktif. Sla diduga menyetujui kredit untuk 387 nasabah mengatasnamakan orang lain.

Setiap nasabah memperoleh kredit rata-rata Rp 50 juta. Dugaan penyimpangan itu, dilaporkan ke Polres Purworejo dan dilanjutkan proses penyelidikan. Polisi juga menggandeng Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Jawa Tengah untuk menilai kerugian atas tindakan tersangka. "Ternyata memang ada kerugian dan nilainya mencengangkan," tegasnya.

Penyidik menjerat tersangka dengan Pasal 2 Ayat 1 atau Pasal 3 UU 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi (tipikor) yang telah diubah dengan UU 20 tahun 2001. Tersangka terancam hukuman minimal 4 tahun, maksimal seumur hidup atau 20 tahun penjara dengan denda maksimal Rp 2 miliar.(Jas)

BERITA REKOMENDASI