Tidak Berijin Jumpa Pers Dilokasi Bandara Dibubarkan

KENDAL, KRJOGJA.com – Bermaksud melakukan konferensi pers di lokasi Bandara Ahmad Yani Sematang, karena belum mengantongi ijin dibubarkan petugas keamanan bandara. Meski dibubarkan Aliansi Masyarakat Untuk Penegakan Hukum (AMPUH) Jawa Tengah sudah memberikan keterangan pers pada sejumlah media.

Koordinator AMPUH Jateng Aris Mustofa Kamis (16/12/2020) mengatakan, konferensi pers diadakan terkait adanya pengaduan dari PT Prima Shina Cahaya. Perusahaan yang melaksanakan paket pekerjaan Bambu dan Matras Bambu serta Paket II pekerjaan Pond 1 sampai 6 sub pekerjaan sistem tata air Bandara Ahmad Yani Semarang.

Menurut Aris PT Angkasa Pura Properti sebagai pihak yang menunjuk PT Prima Shina Cahaya untuk mengerjakan pekerjaan tersebut tidak melakukan pembayaran final account. Padahal semuanya sudah tertuang dalam kontrak kerja.

“Kami meminta kepada PT Angkasa Pura Properti untuk segera melakukan pembayaran final account terhadap pelerjaan Pond 1 sampai 6 dan pekerjaan bambu sub pekerjaan sistem tata air yang dikerjakan oleh PT Prima Shina Cahaya,” ujar Aris.

BERITA REKOMENDASI