Tidak Punya Jalan Permanen, Warga Rowodadi Kesulitan Akses

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Warga Desa Rowodadi Kecamatan Grabag Kabupaten Purworejo mengeluhkan sulitnya akses jalan. Sedikitnya 200 kepala keluarga (KK) warga setempat memanfaatkan jalan berstatus milik Desa Tamansari Kecamatan Butuh sebagai akses utama keluar atau masuk desa.
Jalan sepanjang kurang lebih satu kilometer di tengah persawahan Tamansari itu kondisinya sangat memprihatinkan.

"Jalannya rusak berat, namanya juga akses di tengah sawah. Kemarau berdebu dan saat hujan muncul kubangan," kata Wagirin, warga Rowodadi, kepada KRJOGJA.com, Jumat (8/9/2017).

Meski hanya jalan tanah dan batu, namun akses itu menjadi satu-satunya yang dimanfaatkan warga. Sebab jalan itu merupakan akses terdekat menuju jalan raya menuju Kutoarjo, Purworejo atau Kebumen.

Selain itu, jalan juga menjadi jalur evakuasi dan pengungsian sementara apabila desa kebanjiran, serta akses distribusi bantuan air bersih ketika musim kemarau.

Menurutnya, Pemerintah Desa (Pemdes) Rowodadi tidak dapat berbuat banyak untuk memperbaiki akses. Meski memiliki alokasi dana desa ratusan juta rupiah, namun tidak dapat digunakan membangun akses itu karena statusnya bukan milik Rowodadi.

Sementara Pemdes Tamansari juga belum mengalokasikan dana karena fokus membangun jalan antardusun dan infrastruktur lain di desanya. "Kami paham, sebab jalan itu memang jarang digunakan orang Tamansari, warga Rowodadi yang memanfaatkannya," tuturnya.

Ketua RT 02 RW 01 Rowodadi Sudarso menambahkan, ada akses lain yang dapat digunakan warga, yakni lewat Desa Trimulyo dan Desa Bendungan Kecamatab Grabag. Namun jarang dimanfaatkan karena dinilai memutar terlalu jauh.

Pemerintah dua desa pernah membat proposal bersama pembangunan jalan dan diajukan kepada Pemkab Purworejo. Pemdes meminta pemerintah membangun jalan rabat beton. "Pernah diajukan beberapa tahun lalu, tapi sepertinya tidak disetujui," ucapnya.(Jas)

BERITA REKOMENDASI