Tidak Terima Bansos, Warga Miskin Dianggap Meninggal

Editor: KRjogja/Gus

PURWOREJO (KRJOGJA.com) – Gara-gara salah imput data, sejumlah warga miskin di Desa Kalirejo Kecamatan Bagelen Kabupaten Purworejo dianggap sudah meninggal dunia. Akibatnya bantuan sosial (Bansos) yang diberikan selama pandemi covid-19 dihentikan.

“Ada yang baru menerima sekali, ada yang dua kali dan berikutnya tidak diberikan. Pembagian bansos untuk Desa Kalirejo sudah tiga kali selama pandemi covid-19,” kata salah seorang warga setempat Sigit, Selasa (16/6).

Padahal menurut Sigit, warga yang kemudian tidak menerima bansos itu tergolong warga miskin, dan bahkan ada warga yang rumahnya menyerupai kandang ayam. Sedang warga yang dianggap sudah meninggal itu diantaranya Ny Sutarningsih warga Rt 06/Rw 02, Muhalim S Kadi Rt 01/ Rw 01, Ny Siti Paryatun Rt 05/Rw 01, Ny Sri Ratna Rt 09/Rw 01 serta Ny Taslimah warga Rt 02/Rw 02, dan dimungkinkan masih ada warga lain yang dinyatakan meninggal dunia dan tidak menerima bansos.

Mendapati ketidakadilan ini warga melakukan klarifikasi ke Kantor Kecamatan Bagelen, hingga akhirnya digelar pertemuan warga di Kantor Desa Kalirejo.

Pupun Cahyanto petugas Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Bagelen, yang bertanggungjawab pada program bansos ini mengakui, ada kesalahan imput data yang masuk padanya. “Kepada yang bersangkutan dan pihak desa, secara lisan kami sudah minta maaf dan data akan segera diperbaharui,” katanya seraya menambahkan, kesalahan ini murni karena kelalaian sehingga nama yang bersangkutan masuk dalam daftar yang tidak semestinya. (Nar)

 

BERITA REKOMENDASI