Tiga Alat BNPB Bakal Jadi Penyelamat Warga Sibatur

Editor: KRjogja/Gus

PURWOREJO (KRjogja.com) – Masyarakat Dusun Sibatur dan Ngesong Desa Jelok Kecamatan bisa sedikit lega karena kepedulian pemerintah yang begitu tinggi dalam mencegah warga dari bahaya tanah longsor. Tiga alat 'early warning system' (EWS) atau peringatan dini terpasang di bukit Sibatur.

 

Alat tersebut merupakan bantuan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menindaklanjuti potensi bencana yang mengancam warga sedikitnya 102 keluarha di Desa Jelok. "Kami pasang tiga macam alat," ujar Totok Suharto, koordinator tim Jelok di Pusat Kajian Mitigasi dan Inovasi Kebencanaan Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, kepada KRjoga.com, Jumat (5/8).

Tim memasang alat penakar curah hujan, pengukur kemiringan atau tiltmeter

serta pengukur gerakan tanah atau ekstensometer. Pengukur kemiringan dan gerakan tanah dipasang di puncak bukit Dusun Sibatur, sedangkan pengukur hujan dipasang di halaman rumah Tumijo, warga setempat.

Alat tersebut terkonekasi sirine peringatan dan jaringan internet, sehingga bisa dipantau secara online. Tim menseting alat pengukur hujan untuk memberi sinyal bahaya apabila curah lebih dari 70 milimeter, selama lebih dari dua jam.

Sementara tiltmeter memberi alarm bahaya apabila kemiringan berubah sebesar lima derajat. "Untuk pengukur gerakan tanah, akan memberi sinyal bahaya jika timbul pergeseran tujuh sentimeter," ucapnya.

Menurutnya, pemasangan EWS dilakukan setelah didahului kajian. Tim juga melibatkan masyarakat dalam survey dan penentuan lokasi pemasangan alat. "Tujuan melibatkan warga karena peran mereka diperlukan untuk merawat dan mereka juga harus memahami sinyal bahaya yang diberikan. Peran serta warga Jelok sangat bagus," tuturnya.

Warga Sibatur Kasiman mengatakan, alat tersebut sangat dibutuhkan warga untuk antisipasi bencana. Longsor, katanya, merupakan bencana yang lazim terjadi di Jelok. "Cara kami waspada adalah jika hujan deras mengguyur berjam-jam, keluarga kami tidak ada yang tiduran, semia siaga berjaga di setiap sudut rumah. Adanya alat itu bisa memudahkan dan jadi penyelamat kami," tandasnya. (Jas)

BERITA REKOMENDASI