Tiga Desa Terisolir, Dapur Umum Pindah ke Bendungan

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Purworejo memindah dapur umum pos lapangan Desa Wironatan Kecamatan Butuh ke Desa Bendungan Grabag. Dapur umum tersebut akan mencukupi kebutuhan ribuan warga terdampak genangan banjir di Bendungan, Rowodadi dan Trimulyo. 

Kepala Pelaksana BPBD Purworejo Drs Sutrisno MSi mengatakan, pemindahan dapur umum ke balai desa Bendungan karena pertimbangan masih terisolasinya warga tiga desa. Selain itu banjir di Kecamatan Butuh telah surut dan pengungsi kembali ke rumah. "Mereka kesulitan beraktivitas, bahkan distribusi bantuan juga pakai perahu, maka kami putuskan dirikan dapur umum," ujarnya kepada KRJOGJA.com, Minggu (20/1/2019).  

Dapur umum akan memasak untuk kurang lebih 700 kepala keluarga di tiga desa. Tim Tagana Dinas Sosial Perlindungan Perempuan dan Anak Purworejo memasak tiga kali sehari untuk ribuan warga. 

Untuk distribusi, perangkat setiap desa mengambilnya langsung di dapur umum. "Sudah ada koordinasi dan distribusi berjalan baik," ucapnya. 

Sutrisno memperkirakan operasional dapur umum hanya sampai Senin (21/1/2019). Genangan mulai surut dan diperkirakan masyarakat dapat beraktivitas di luar rumah tanpa perahu pada Senin. "Dengan catatan tidak ada hujan lebat, genangan surut dengan cepat," katanya. 

Sementara itu, Komandan Kodim 0708 Purworejo Letkol Muchlis Gasim menambahkan, logistik mencukupi kebutuhan seluruh warga terdampak di Kecamatan Grabag. Unsur pemerintah dan swasta menyalurkan bantuan untuk posko bencana itu. 

Ditambahkan, tiga desa di Grabag tersebut masih tergenang kedalaman kurang lebih setengah meter. "Genangan karena wilayah itu termasuk cekungan, jadi air dari Wironatan Butuh dan sekitarnya mengalir ke tiga desa itu. Tapi sekarang sudah mulai surut dan diperkirakan dapur umum tidak lama di sana," tandasnya.(Jas)

BERITA REKOMENDASI