Tiga Warga Meninggal Akibat DBD

TEMANGGUNG (KRjogja.com) – Tiga warga meninggal akibat serangan demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Temanggung sepanjang Januari hingga awal Juli 2016. Kasus kematian terakhir adalah balita bernama Aisiyah (3,5) warga Dusun Ngijingan Desa Candimulyo Kecamatan Kedu, Sabtu (02/07/2016).

Kepala Seksi Pemberantasan Penyakit Menular Dinas Kesehatan Kabupaten Temanggung Sukamsih Senin (04/07/2016) mengatakan data penderita DBD telah mencapai 280 orang dan 3 diantaranya meninggal dunia. Adanya kematian di Ngijingan Dinkes lantas melakukan fogging.

"Kami fogging lingkungan Ngijingan Senin pagi, untuk pemberantas nyamuk aedes aegypti," katanya sembari mengatakan pada fogging itu, terangnya, petugas sekaligus sosialisasi pentingnya perilaku hidup bersih pada warga sekitar.   

Dia mengatakan pada Juni lalu seorang bocah berumur 9 tahun warga Parakan Wetan, Kecamatan Parakan Temanggung dan pada Februari seorang warga berumur (46) warga Kampung Bebengan Lingkungan Kertosari Temanggung juga meninggal juga meninggal akibat serangan demam berdarah dengue (DBD).

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Temanggung, dr Supardjo MKes di lingkungan yang terdapat pasien DBD pihaknya melakukan fogging. Namun yang paling efektif adalah pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dan perilakuk hidup bersih. (Osy)

BERITA REKOMENDASI