Toko Modern Tak Berijin Kian Menjamur, Pemkab Tidak Berkutik?

WONOSOBO (KRjogja.com) – Asosiasi Toko Modern Wonosobo mengutuk keras menjamurnya toko-toko modern tak berijin atau ilegal di kabupaten pegunungan ini. Selain itu pihak asosiasi juga berang karena Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonosobo terkesan melakukan pembiaran.

“Kami menunggu keberanian Pemkab Wonosobo untuk segera melakukan langkah penertiban. Banyak toko modern tak berijin. Jumlahnya mencapai belasan,” tandas Ketua Asosiasi Toko Modern Wonosobo H Suhardi di kediamannya, Rabu (9/11/2016).

Berdasarkan hasil pendataan, lanjutnya, sedikitnya ada 12 toko modern tak berijin. Dari jumlah tersebut, sebagian besar lokasinya melanggar aturan, yaitu Perbup No.21 Tahun 2008. Sesuai ketentuan, jarak toko modern dengan pasar tradisional minimal 2 kilometer (km). Namun pada kenyataannya, banyak toko modern ilegal yang berdiri hanya beberapa meter dari pasar tradisional.

Pemkab Wonosobo pun seperti dibuat tidak berkutik, karena banyak toko modern menggunakan ijin toko kelontong untuk melakukan aktivitas. Padahal sesuai aturan sudah jelas hal itu melanggar. “Meski bertahun-tahun jelas-jelas melanggar, namun nampaknya Pemkab Wonosobo tidak berani mengambil tindakan tegas sampai sekarang,” ungkapnya. (Art)

BERITA REKOMENDASI