Tokoh Agama Imbau Warga Tidak Mudik

Editor: Ivan Aditya

TEMANGGUNG, KRJOGJA.com – Tokoh-tokoh agama di Kabupaten Temanggung mengimbau pada warga di luar daerah tidak mudik terlebih dahulu untuk mencegah penyebarluasan penularan virus corona baru. Mereka dipersilahkan mudik setelah suasana kembali normal.

Ketua PC NU Kabupaten Temanggung Muhammad Furqon mengatakan pulang kampung berpotensi tertular atau tanpa sadar menghantarkan virus corona atau Covid-19 pada orang-orang yang dicintai di rumah. Makanya, pada warga yang ada di luar daerah untuk tidak pulang dahulu.

“Jangan pulang kampung dulu silaturahim dapat dengan media sosial atau menggunakan telphon,” kata Gus Furqon, Jumat (10/04/2020).

Dia mengatakan menunda pulang kampung termasuk sebagai bentuk kesabaran, selain itu selalu menjaga kebersihan, mengkonsumsi makanan bergizi, menerapkan social distancing atau jaga jarak dan mengenakan masker.

Terpisah, Ketua PDM Temanggung KH Asy,ari mengatakan menunda pulang kampung sebagai langkah terbaik di saat ini. Komunikasi dapat menggunakan media telekomunikasi. “Mari bersama mengikuti pemerintah, sehingga wabah corona bisa segera berakhir dan semua kembali normal,” katanya.

Ia menyampaikan warga untuk saling berpesan atau menasehati hal positif seperti menggelorakan semangat untuk dapat menghadapi cobaan wabah corona. Warga juga harus selalu berpikir positif bahwa ada pesan dan dampak positif dari adanya Virus Corona.

Kapolres Temanggung AKBP Muhamad Ali mengatakan jajaran Polres Temanggung melalui Babinkamtibmas telah mensosialisasikan pada warga agar yang mempunyai kerabat di luar daerah tidak mudik. “Kami sampaikan lebih baik tidak mudik, karena berpotensi terjadi penyebaraluasan virus corona,” katanya disela baksos donor darah dan penyaluran sembako pada warga terdampak wabah Covid-19.

Ia mengatakan patroli kewilayahan digencarkan Polres Temanggung bersama TNI dan elemen lain, untuk menjaga tertib masyarakat, keamanan dan membubarkan kerumunan untuk mencegah penyebarluasan virus corona. ” Tokoh agama dan tokoh masyarakat juga bersama bergandengan tangan melawan Covid-19,” katanya. (Osy)

BERITA REKOMENDASI