Tradisi Tundan Kentongan Masih Dilestarikan

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Peringatan detik-detik proklamasi Kemerdekaan RI di tengah pandemi covid-19 tidak dapat dilaksanakan tanpa protokol kesehatan. Akibatnya kegiatan apel 17-an hanya dilaksanakan secara sederhana dan sangat terbatas.

“Kita tidak mungkin menghadirkan orang banyak meskipun digelar di lapangan,” kata Camat Bruno Kabupaten Purworejo H Netra Asmara Sakti, Senin (17/8/2020).

Hanya saja masyarakat di wilayah kecamatan ini memiliki tradisi unik dengan musik tundan kentongan untuk menyemarakkan suasana, sehingga di seantero wilayah ini peringatan detik-detik proklamasi menjadi meriah dengan suara kentongan yang membahana bershutan.

Tundan merupakan istilah dari tular menular dari satu titik ke berbagai penjuru wilayah. “Maka ketika kentongan dari pusat kecamatan dibunyikan, warga masyarakat yang mendengar akan langsung mengikuti dengan memukul kentongan. Ini akan berlanjut atau menular kepada warga lainnya yang mendengar bunyi kentongan,” jelasnya.

BERITA REKOMENDASI