Trend Covid Naik, Bupati Tolak Usulan PTM di Sejumlah SMP

Editor: KRjogja/Gus

TEMANGGUNG, KRJOGJA.com – Bupati Temanggung Al Khadziq menolak usulan pemberlakuan pembelajaran tatap muka (PTM) untuk sejumlah SMP di daerah tersebut. Alasannya, terdapat tren grafik naik kasus Covid-19 dan guna menghidari timbulnya kluster Covid-19 dari sekolah.

Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Temanggung , Wisnu Adi Purnomo mengatakan sejumlah sekolah yang diusulkan untuk penerapan PTM diantaranya SMP N I Jumo, SMPN I Kandangan dan SMP N I Tlogomulyo. Dipilihnya sekolah tersebut karena berada di pinggir jalan dan ramai.

” Usulan PTM sudah disampaikan bupati, tetapi bupati belum mengizinkan adanya PTM di SMP,” kata Wisnu, Rabu (27/4).

Wisnu menerangkan uji coba PTM selama ini di SMP N 2 Temanggung untuk kelas 7 dan 8. Hasil evaluasi berjalan dengan baik, sehingga uji coba diperpanjang sampai 6 Mei mendatang. Uji coba lanjutan tersebut dengan perluasan, sehingga siswa yang dahulu 96 siswa menjadi sekitar 250 siswa.

Untuk izin PTM di sejumlah sekolah, dimungkinkan menunggu hasil dari evaluasi uji coba PTM lanjutan tersebut. Secara prinsip, seluruh SMP negeri di kabupaten tersebut telah siap, yang ditandai telah terpenuhinya persyaratan, diantaranya dukungan sarpras dan guru juga telah menjalani vaksinasi Covid-19.

” PTM hanya tinggal menunggu izin dari Bupati. Semua telah siap untuk PTM, ” tegas dia.

BERITA REKOMENDASI