Trotoar Rusak, Pemkab Kesulitan Cari Jenis Pohon Perindang

Editor: KRjogja/Gus

KEBUMEN (KRJOGJA.com) – Jalur trotoar dan badan jalan di Kebumen dalam beberapa tahun terakhir ini banyak yang rusak akibat 'dijebol' oleh pertumbuhan akar pohon-pohon peneduh yang ditanam di tepi jalan. 

"Berbagai upaya sudah pernah kami lakukan untuk mendapatkan informasi tentang  jenis-jenis pohon peneduh yang akarnya tak merusak trotoar maupun badan jalan, namun hingga kini belum berhasil," ujar Kabid Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum  dan Penataan Ruang (DPUPR) Kebumen, Misrodin, di ruang kerjanya, Kamis (12/10/2017).

Salah satu upaya yang dilakukan oleh Pemkab Kebumen adalah studi banding ke  sejumlah daerah di Pulau Jawa, beberapa tahun lalu. Namun upaya ini tak membuahkan hasil karena daerah-daerah yang dikunjungi ternyata memiliki permasalahan yang sama dengan Kebumen dan belum berhasil mendapatkan solusinya.

" Sejak itu sampai saat ini kami belum menambah lagi pohon peneduh sebagai ayoman di tepi jalan. Saat ini kami hanya memilih jenis-jenis tanaman perdu dan tanaman merambat untuk ditanam di tepi jalan," ujar Misrodin.

Kerusakan trotoar dan badan jalan di kota Kebumen yang cukup parah akibat  pertumbuhan akar pohon peneduh diantaranya di Jalan Pahlawan, Jalan Pemuda dan Jalan Kutoarjo. Adapun pohon peneduh yang perakarannya merusak bagian-bagian di sekitarnya diantaranya jenis glodokan, angsana dan kiara payung.

" Saat ini kami sedang mengganti beberapa ratus meter jalur trotoar yang rusak  di Jalan Pahlawan di selatan Pasar Tumenggungan Kebumen hingga Jalan Pemuda Kebumen dengan bangunan trotoar yang baru. Agar tak terjadi permasalahan serupa terhadap trotoar yang baru, pohon-pohon peneduh dari jenis glodokan dan angsana di samping trotoar kami tebangi," jelas Misrodin. (Dwi) 

BERITA REKOMENDASI