Tukang Gigi Jual Obat Daftar G

Editor: Ivan Aditya

TEMANGGUNG, KRJOGJA.com – Sepi order dimasa Pandemi Covid-19, seorang tukang gigi Wah alias Gudel (41) warga Lingkungan Geneng RT 04 RW 01 Kelurahan Kowangan Kecamatan Temanggung, terpaksa menjual obat daftar G untuk mencukupi kebutuhan hidup.

Kepala Kepolisian Resort Temanggung AKBP Muhamad Ali mengatakan Gudel ditangkap Satres Narkoba Polres Temanggung di jalan Sundoro Temanggung tepatnya di depan bengkel motor 354 Kelurahan Kertosari kemarin sore. “Tersangka ditangkap diduga usai transaksi Narkoba,” kata Muhamad Ali, Jumat (25/09/2020).

Dikemukakan hasil penggeledahan pada badan tersangka, ditemukan 3 bungkus plastik klip berisi 30 butir pil Hexymer dan 5 bungkus plastik klip berisi 50 butir pil Yarindu serta uang tunai Rp 222.000 hasil penjualan. “Hasil penggeledahan total petugas menemukan 959 butir pil Hexymner dan pil Yarindu sebanyak 270 butir,” kata dia.

Dikemukakan pihaknya masih mengembangkan kasus tersebut, berdasar pengakuan tersangka, barang didapatkan dengan membeli secara online dan menjualnya pada warga dengan cara online serta bayar ditempat. “Kita masih terus mengembangkan, siapa saja yang masuk dalam jaringannya,” tegas dia.

Dikatakan pasal yang dikenakan adalah pasal 196 yo Pasal 98 ayat (2) dan ayat (3), subsider pasal 197 yo pasal 106 ayat (1), dan lebih subsider Pasal 198 yo Pasal 108 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan, dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 10 dan pidana denda paling banyak satu milyar.

Gudel mengatakan ketagihan memakai pil tersebut setelah beberapa kali mengkonsumsinya. Karena terdesak kebutuhan hidup lantas menjualnya dengan harga diatas kulakan. Rupanya banyak yang beli dan menguntungkan. “Saya jual lewat online, sebagian saya antar. Order sebagai tukang juga sedang sepi,” kata dia. (Osy)

BERITA REKOMENDASI