Turun, Target Pengukuran dan Sertifikasi Tanah di Purworejo

Editor: Ivan Aditya

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Pemerintah menurunkan target pengukuran tanah dan sertifikasi hak atas tanah (SHT) untuk Kabupaten Purworejo pada tahun 2022. Selama setahun, Kantor BPN Purworejo mendapat target mengukur 25 ribu bidang tanah dan 38 ribu SHT.

Angka tersebut turun di bawah target dan realisasi tahun 2021. Tahun lalu, BPN Purworejo mendapat target pengukuran sebanyak 53 ribu bidang dan SHT 62.480.

“Untuk realisasinya, semua melampaui target. Di mana SHT mencapai 62.501 dan pengukuran 53.019 bidang,” kata Kepala Kantor BPN Purworejo Andri Kristanto menjawab pertanyaan KRJOGJA.com, Selasa (11/01/2022).

Menurutnya, terkait target yang ditetapkan sepenuhnya menjadi kewenangan pemerintah pusat. BPN Purworejo mengusulkan target pengukuran sebanyak 150 ribu bidang dan SHT 126 ribu bidang.

Usulan itu, katanya, sesuai dengan peta jalan yang dibuat BPN Purworejo agar target Presiden Jokowi, yakni seluruh bidang tanah telah tersertifikasi pada tahun 2025 dapat tercapai.

“Maka meskipun tahun ini turun, kami tetap akan kejar target itu semaksimal mungkin. Tidak hanya sertifikasi hak saja, kami juga mendorong para pemilik untuk membuat sertipikat hak atas tanah mereka,” terangnya.

Dalam realisasi kinerja tahun 2021, katanya, BPN Purworejo menerbitkan sertipikat untuk 17.774 bidang tanah. “Harus dibedakan antara SHT dengan sertipikat. SHT berarti upaya identifikasi dan inventarisasi hak kepemilikan tanah, sebagai syarat untuk terbitnya sertipikat. Bukan target lembar sertipikat,” tuturnya.

Tidak semua pemilik yang memproses SHT, mau menerbitkan sertipikat tanah. “Ada beberapa kendala, antara lain soal biaya pra sertifikasi, banyak tanah waris yang belum dirembuk kepemilikannya, dan ada juga yang memang tidak mau melengkapi syarat-syaratnya. Kita tidak bisa memaksa,” tambah Kasi Penetapan Hak dan Pendaftaran BPN Purworejo Tukiran.

Dikatakan, BPN Purworejo terus berupaya mendorong pemilik bidang yang telah mengikuti sertifikasi untuk dapat menerbitkan sertipikat. BPN Purworejo berencana menggencarkan sosialisasi di desa dengan melibatkan pemerintah kabupaten. (Jas)

BERITA REKOMENDASI