UMKM Jadi Sektor Strategis Menyangkut Hajat Hidup Orang Banyak

Editor: Ivan Aditya

MAGELANG, KRJOGJA.com – Ketua Dekranasda Kabupaten Magelang, Christanti Zaenal Arifin mengapresiasi atas terselenggaranya acara Nyusu#11 (Ngobrol Nyantai Seputar Usaha) di Angkringan Sawah Setunggak Desa Salam Kanci, Kecamatan Bandongan, Sabtu (11/12/2021). Kegiatan digelar oleh komunitas EMBICO Magelang Business Community.

Disampaikan Christanti, jika acara tersebut digagas dengan harapan bisa menjadi semangat baru untuk memajukan UMKM di Kabupaten Magelang. “Yang diperlukan saat ini adalah dukungan dari SKPD lintas sektoral. Namun semangat dan kepercayaan pada diri sendiri juga tidak kalah pentingnya. Saya juga berharap, teman-teman juga harus memiliki mindset ini, memiliki semangat ini bahwa kita harus percaya dengan diri kita sendiri kalau kita mampu,” katanya.

Menurutnya, UMKM menjadi sektor yang sangat strategis untuk menyangkut hajat hidup orang banyak. Dan eksistensinya ini merupakan kelompok pelaku ekonomi yang berkembang, sehingga harapannya ketika berkembang UMKM bisa kuat dan bisa menciptakan pembangunan ekonomi yang menyejahterakan masyarakat.

Terlebih saat ini Kabupaten Magelang memiliki Borobudur yang saat ini sudah ditetapkan sebagai salah satu destinasi wisata super prioritas. “Mari kita manfaatkan peluang ini dengan sebaik-baiknya dengan mengembangkan bisnis UMKM kita dan berkolaborasi antara UMKM dan pariwisata ini,” katanya.

Sementara Bupati Magelang melalui, Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja, Sukamtono mengatakan, UMKM mempunyai peran yang strategis dalam menggerakkan pembangunan ekonomi nasional dan daerah. Selain berperan dalam pertumbuhan ekonomi, menjaga kestabilan perekonomian, dan penyerapan tenaga kerja, UMKM yang merupakan cikal bakal dari tumbuhnya usaha besar, juga berperan dalam pendistribusian hasil-hasil pembangunan, mengembangkan dunia usaha, dan penambahan APBN dan APBD melalui perpajakan.

Sehingga sektor ini memperoleh perhatian khusus, pengembangan UMKM harus dilaksanakan secara terintegrasi dengan pembangunan ekonomi nasional dan berkesinambungan.

“Pemerintah Kabupaten Magelang sangat memberikan perhatian terhadap pertumbuhan UMKM yang saat ini berkembang. Lebih dari 109 ribu UMKM di Kabupaten Magelang, selama ini telah memberikan kontribusi yang besar dalam menggerakkan roda perekonomian,” imbuhnya.

Bentuk perhatian yang telah diberikan di antarannya dengan diterbitkan Peraturan Daerah Kabupaten Magelang Nomor 9 Tahun 2017 tentang Pemberdayaan Usaha Mikro, yang mana regulasi tersebut diharapkan bisa memberikan perlindungan dan manfaat untuk masyarakat pelaku bisnis pada umumnya dan pelaku UMKM pada khususnya.

Kebijakan ini dilakukan karena Pemerintah Kabupaten Magelang memandang UMKM disamping memiliki peran dan kedudukan yang strategis sebagai kegiatan usaha yang mampu memperluas lapangan kerja, memberikan pelayanan ekonomi secara luas kepada masyarakat, juga mampu berperan dalam proses pemerataan dan peningkatan pendapatan. (Bag)

BERITA REKOMENDASI