UMP – Pertamina Bangun Pertashop

Editor: Ivan Aditya

PURWOKERTO, KRJOGJA.com – Untuk meningkatkan perekonomian pedesaan dan menciptakan lapangan kerja baru Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) bekerja sama dengan PT Pertamina (Persero) membangun Pertashop di Desa Kalibagor, Kabupaten Banyumas melalui program kemitraan.

Pertashop yang pembangunannya dimulai pada tanggal 14 Desember 2020 itu, Selasa (16/02/2021) resmi beroperasi yang ditandai dengan pengucuran perdana bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax oleh Bupati Banyumas Achmad Husein ke dalam tangki sepeda motor konsumen.

Direktur CV Insan Madani Energi yang merupakan lembaga ekonomi milik UMP, H Umar AR mengatakan UMP ingin memiliki kemandirian di dalam kegiatan pemberdayaan umat dengan tidak tergantung pada sumbangan pembinaan pendidikan (SPP) mahasiswa.

Kemdian UMP membentuk suatu lembaga ekonomi CV Insan Madani Energi, untuk mendukung itu semua. Salah satu kegiatan ekonomi yang dikembangkan UMP melalui CV Insan Madani Energi berupa pembangunan stasiun pengisian bulk elpiji (SPBE) di Cimanggu, Kabupaten Cilacap, yang telah beroperasi sejak tahun 2019.

Kemudian pembangunan Pertashop yang dilakukan atas kerja sama CV Insan Madani Energi dan PT Pertamina (Persero) yang akan bermitra dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) “Kusuma Mukti” Kalibagor. “Pertashop ini dilengkapi dengan berbagai sarana pendukung seperti tempat mencuci sepeda motor, kafe, toilet, mushalla, dan layanan perbankan,” kata H Umar AR.

Bupati Banyumas Achmad Husein yang meresemikan operasinya Pertaahop menyambut baik kehadiran Pertashop di Desa Kalibagor, Kecamatan Kalibagor, karena akan menyerap tenaga kerja.

“Untuk Pertashopnya sendiri bisa menyerap minimal tiga atau lima tenaga kerja. Belum lagi tenaga kerja untuk cucian kendaraan bermotor, kafe, dan mungkin usaha pembuatan makanan siap saji untuk dijual di kafe,” kata Achmad Husein.

Kemudian dengan adanya Pertashop, BUMDes akan hidup karena mendapatkan keuntungan dan CV Insan Madani Energi juga mendapatkan keuntungan sehingga bisa mengembangkan di tempat lain.

Keuntungam masyarakat selain mendapatkan pekerjaan, juga memperoleh kemudahan sehingga tidak perlu pergi jauh untuk membeli BBM dengan harga yang sama seperti di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

Rektor UMP Dr Jebul Suroso menambahkan arah pembangunan Pertashop tersebut lebih ke pengabdian dengan mendekatkan kebutuhan BBM kepada masyarakat. “Juga kemitraan kami dengan lingkungan sekitar di Banyumas. Yang kedua barulah kita berpikir bahwa ini adalah usaha,” kata Jebul. (Dri)

BERITA REKOMENDASI