Underpass Kentungan Molor, DPRD DIY: Macetnya Sudah Kelamaan

YOGYA, KRJOGJA.com – Pengerjaan proyek underpass Kentungan molor dari jadwal yang seharusnya selesai akhir Desember 2019. Dampaknya, masyarakat merasakan dampak baik kemacetan maupun ekonomi yang tak kunjung usai selama setahun lebih pengerjaan proyek yang diampu pemerintah pusat melalui Kementrian PUPR tersebut. 

Wakil Ketua DPRD DIY Huda Tri Yudiana mengatakan underpass Kentungan seharusnya selesai di akhir Desember 2019. DPRD menurut Huda enggan membicarakan denda dan administrasi keterlambatan pengerjaan proyek, hanya saja meminta proyek segera diselesaikan lantaran melibatkan perekonomian masyarakat sekitar. 

“Setahu kami di DPRD DIY mestinya selesai di akhir Desember (2019). Ini anggaran pusat, tapi sudah mundur dari jadwal seharusnya. Terkait denda dan kami serahkan pada mekanisme berlaku antara penyedia jasa dengan pusat. Tapi ini macetnya sudah kelamaan dan masyarakat terganggu sudah kelamaan. Saya minta segera diselesaikan karena ini sudah tanggal 8 Januari 2020. Kalau macet kan mengganggu ekonomi,” ungkap Huda ditemui di kantornya, Kamis (9/1/2020). 

Bila tak segera diselesaikan, Huda menilai proyek tersebut akan membawa dampak perekonomian lebih jauh bagi masyarakat. “Sudah kelamaan lah dampaknya untuk masyarakat, kami minya segera diselesaikan,” tutup dia. 

Sementara terpisah, Sekda Pemda DIY, Kadarmanta Baskara Aji juga menyampaikan harapan agar proyek underpass segera selesai. Pemda menurut Baskara Aji memaklumi lantaran saat ini cuaca tak menentu yang membuat pengerjaan proyek terhambat. 

Hanya saja, sebagai catatan musim penghujan di DIY mengalami mundur dari yang biasanya pada bulan Oktober hingga akhir Desember lalu yang seharusnya membuat proyek bisa berjalan sesuai target. “Harus selesai segera, agar lebih nyaman, sekarang orang di sana menjadi agak tidak crowded karena sudah tau dan menghindari, tapi kalo situ dihindari, maka kemacetannya di tempat lain,” tandas dia. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI