Unggulkan Kearifan Lokal, Pejabat Purworejo Dilatih Bahasa Jawa

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Kendatipun masih menjadi bahasa sehari-hari, namun pada kenyataannya banyak pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purworejo yang mengalami kesulitan ketika harus menggunakan bahasa Jawa. Terutama pada kegiatan resmi pemerintahan.

“Ini yang menggugah kami untuk menggelar pelatihan bahasa Jawa, terutama bagi para pejabat eselon III,” kata Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah (Dinarpusda) Purworejo Drs Sigit Budi Mulyanto MM, Selasa (8/10/2019).

Kegiatan pelatihan bahasa Jawa ini berlangsung selama dua hari di aula Depo Arsip  Purworejo. Diikuti 60-an peserta jari pejabat eselon III non kecamatan. “Pelatihan ini sekaligus untuk mengembangkan budaya kita, bahasa Jawa di lingkungan pejabat Pemkab,” jelas Sigit Budi Mulyanto.

Diakui, selama ini masih banyak pejabat di Purworejo sekelas Kabag dan Kabid yang ternyata tidak mahir dalam berbahasa Jawa, terutama bahasa kromo. Padahal di Jawa Tengah sudah mewajibkan setiap hari Kamis setiap kegiatan, tidak terkecuali kegitan pemerintahan harus menggunakan bahasa Jawa. “Karena ketidakmampuan, sehingga kewajiban ini sering dilanggar,” katanya.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Purworejo Sukmo Widi Harwanto SH menilai bahwa sesungguhnya fungsi dan peran bahasa Jawa tidak hanya terbatas sebagai sarana komunikasi.  "Bahasa Jawa dapat didayagunakan sebagai wahana untuk menggali kearifan budaya  lokal yang memiliki nilai-nilai unggul. Selain itu bahasa Jawa dapat menjadi sarana  ekspresi  seni dan budaya," jelasnya. (Nar)

 

BERITA REKOMENDASI