Vaksinasi Jemput Bola, Petugas pun Kena Prank ODGJ

Editor: Ary B Prass

 

TEMANGGUNG, KRJOGJA.com – Tidak mudah memberikan vaksinasi Covid-19 pada orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Terkadang harus berkejaran karena melarikan diri, pura-pura sakit dan tidur. Bahkan tidak jarang petugas terkena ‘prank’, sebelum nge-prank ODGJ agar dapat di vaksinasi.

Seorang relawan Sujarwo berkisah saat vaksinasi ODGJ di suatu desa, ada petugas yang terkena prank ODGJ. Saat duduk untuk vaksinasi ODGJ mengatakan topi petugas kepolisian miring. Dengan sigap polisi yang dimaksudpun memegang topi yang dipakai untuk dibetulkan, namun begitu memegang topi ODGJ itu pun tertawa terkekeh.

” Pak Polisi kena prank, topinya gak miring sudah rapi,” kisah Sujarwo sambil mengatakan melihat kejadian itu petugas lainnya pun menjadi tersenyum, Selasa (7/9/2021).

Dia mengatakan ODGJ juga terkadang kena prank petugas agar mau divaksinasi. Petugas terkadang terpaksa merayu, membohongi atau menipu.

” Jika tidak seperti itu mereka tidak mau divaksin, kadang menangis bahkan melarikan diri,” katanya.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Temanggung Dwi Sukarmei mengemukakan tidak jarang petugas di lapangan berkejaran dengan ODGJ karena melarikan diri saat akan divaksinasi. Padahal sebelumnya telah mau di vaksin, ODGJ lari saat petugas bersiap menyuntik, meski ada pula yang melarikan diri begitu melihat petugas datang ke rumah.

 

BERITA REKOMENDASI