Wabup Tinjau Lokasi Kebakaran Pasar Blabak

Editor: Ivan Aditya

MAGELANG, KRJOGJA.com – Wakil Bupati Magelang, Edi Cahyana didampingi Camat Mungkid, Sukamtono langsung meninjau lokasi Pasar Blabak, Jumat (18/10/2019) pagi yang terbakar Kamis (17/10/2019) sekitar pukul 20.00 WIB kemarin. Usai meninjau, Wabup akan segera menindaklanjuti dengan membangun pasar penampungan terlebih dahulu, sebelum pasar selesai dibangun.

"Kalau nanti memang akan kita bangun secara keseluruhan, tentunya pasti akan kita buatkan pasar penampungan sementara dahulu. Kebetulan anggaran baru saja masuk ke DPRD, maka masih punya kesempatan untuk direalisasikan di tahun anggaran 2020," kata Edi disela-sela meninjau lokasi kebakaran di Pasar Blabak.

Menurutnya, secara fisik kondisi Pasar Blabak tersebut memang sudah tidak layak lagi. "Nanti kita akan bahas bersama Dinas Pasar terkait lokasi pasar darurat. Jangan sampai nanti pasar darurat atau penampungan ini sepi. Yang pasti secepatnya, apalagi ini menjelang musim hujan," ujarnya.

Sementara, Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Magelang, Asfuri Muhsis, dalam laporannya menyebutkan, 30 persen bangunan Pasar Blabak telah ludes terbakar.

Dari sejumlah 582 pedagang di Pasar Blabak, yang terdampak kebakaran sekitar 90 pedagang los. Dilaporkan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut. Sementara kerugian material yang ditimbulkan akibat kebakaran tersebut mencapai kurang lebih Rp 3 Miliyar (berupa bangunan) belum ditambah kerugian barang.

Sedangkan penyebab terjadinya kebakaran sendiri untuk sementara diduga kuat karena terjadi korsleting listrik. Namun demikian, pihaknya telah menyerahkan penyelidikan lebih lanjut kepada aparat yang berwajib. "Secara fisik, bangunan Pasar Blabak ini memang sudah rapuh karena sejak zaman belanda. Bahkan sebagian bangunan masuk cagar budaya," ungkap Asfuri.

Saat ini pihaknya pun akan segera melakukan pendataan pedagang yang terdampak kebakaran untuk segera melakukan langkah-langkah strategis. "Segera mungkin kita akan carikan tempat berdagang sementara agar roda perekonomian tetap berjalan," pungkas Asfuri. (Bag)

BERITA REKOMENDASI