Waduk Sempor Belum Penuhi Syarat

KEBUMEN, KRJOGJA.com – Rencana pengaliran air Waduk Wadaslintang dan Sempor pada 1 Oktober 2017 ke saluran irigasi guna menghadapi musim tanam (MT) I tahun  2017/2018 menghadapi kendala. Hanya air Waduk wadaslintang yang bisa dialirkan tepat pada tanggal 1 Oktober 2017. 

"Volume air Waduk Sempor sampai Kamis (28/09/2017), masih jauh di bawah persyaratan minimal untuk dialirkan ke saluran irigasi. Persyaratan minimalnya adalah 25 juta meter kubik. Sedangkan volume air pada hari ini baru mencapai 10 juta meter kubik atau masih kurang 15 juta meter kubik," ungkap Kasi Irigasi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kebumen, Wawan Ismanto MT, Kamis (28/09/2017), di ruang kerjanya.

Menurut Wawan, sangat sulit mendapatkan tambahan air sebanyak 15 juta meter kubik hanya dalam waktu 3 hari sejak 28 September 2017 sampai 1 Oktober 2017.

"Apalagi di sekitar Waduk Sempor dan kawasan tangkapan airnya sampai hari ini belum terjadi hujan deras. Berdasarkan perkiraan Badan Metrologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Semarang,di Sempor musim penghujan dengan intensitas tinggi baru dimulai 1 Oktober 2017," ujar Wawan.

Mengingat pengaliran air waduk harus mengikuti pedoman operasi, maka pengaliran air Waduk Sempor ke saluran irigasi akan menunggu tercapainya persyaratan minimal volume air.  "Kemungkinan droping air ke Daerah Irigasi (DI) Sempor yang melingkupi areal tanam 6.478 hektar belum terealisasi pada 1 oktober 2017," jelas Wawan. (Dwi)

BERITA REKOMENDASI