Walikota Magelang Ingin Bangun Pasar Induk

Editor: KRjogja/Gus

MAGELANG (KRJogja.com) – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Magelang Tahun 2019 dilaksanakan di Pendopo Pengabdian rumah dinas Walikota Magelang, Rabu (21/3/2018). Di forum ini Ketua DPRD Kota Magelang Budi Prayitno menyerahkan pokok-pokok pikiran DPRD Kota Magelang kepada Walikota Magelang Ir H Sigit Widyonindito MT.

Musrenbang yang dihadiri banyak pihak, termasuk Wakil Ketua DPRD Kota Magelang dan beberapa anggota DPRD Kota Magelang tersebut juga diramaikan pameran kegiatan dan produk-produk unggulan dari beberapa sekolah, OPD, BLK di Kota Magelang maupun lainnya. 

Didampingi Ketua DPRD Kota Magelang, Walikota Magelang melakukan peninjauan pameran tersebut, bahkan sempat mencicipi minuman dan makanan tempe yang ada di stand pameran salah satu sekolah. Saat berada di stand pameran SMPN 1 Kota Magelang, Walikota Magelang menerima dua buku kumpulan puisi karya beberapa siswa.

Di forum pembukaan Musrenbang RKPD Kota Magelang Tahun 2019, Walikota Magelang diantaranya menyinggung keberadaan Pasar Gotong Royong Kota Magelang dan rencana pembangunan pasar induk di Kota Magelang. Dikatakan, di pasar induk nantinya akan menampung banyak komoditas untuk diperdagangkan. Saat ini, tahapan pembangunan telah sampai pada studi kelayakan calon lokasi pembangunan pasar induk. "Rencana pembangunan pasar induk ini sudah lama, tapi kita tidak tergesa-gesa, sudah ada tim yang menangani," kata Walikota Magelang.

Munculnya rencana pembangunan pasar induk salah satunya disebabkan karena melihat kondisi Pasar Gotong Royong yang sudah kurang sehat. Pedagang banyak yang berjualan sampai ke jalan. Harus ada problem solving, karena lahan sudah habis padahal kebutuhan yang diperlukan sangat banyak. Makanya ada pemikiran untuk pembangunan pasar induk itu.

Menurutnya, tahapan pembangunan tersebut sudah sampai pada studi kelayakan lokasi. Namun masih ada kendala yang dihadapi, yakni keberadaan warga yang tinggal di calon lokasi pembangunan pasar induk.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Magelang Joko Soeparno MPL secara terpisah kepada wartawan mengatakan luasan lahan yang akan dipergunakan untuk pembangunan pasar induk tersebut sekitar 5 hektar. Lokasinya di tepi Jalan Soekarno Hatta, masuk wilayah Kelurahan Rejowinangun Utara. Rencananya, selain dibangun pasar induk, juga sekalian buat jalan lingkar. Jadi nanti kendaraan dari arah Tegalrejo bisa masuk di pasar  induk.

Di pasar induk tersebut, lanjut Joko, juga akan dibuat pergudangan lengkap dengan mesin pendingin. Sehingga komoditas sayuran maupun barang lainnya yang akan dipasarkan bisa awet.
"Pasar ini nantinya bisa menampung sekitar 500-an pedagang dari berbagai daerah, tidak hanya Kota Magelang.
  
Pasar induk ini hanya memfasilitasi para pedagang. Perkiraan pembangunan membutuhkan biaya sekitar Rp 200 miliar karena tidak hanya membangun pasar, namun juga kawasan. (Tha)

 

BERITA REKOMENDASI