Walikota Magelang Pimpin Apel Dua Hari Berturut-turut

Editor: Ivan Aditya

MAGELANG, KRJOGJA.com – Tidak seperti biasanya, Walikota Magelang Sigit Widyonindito memimpin apel pagi karyawan Pemerintah Kota Magelang dua hari berturut-turut, Senin (10/7/2017) dan Selasa (11/07/2017). Itu semua dilakukan dalam rangka untuk memastikan kehadiran para pegawai yang wajib mengikuti apel pukul 07.00 WIB.

“Setiap sampai kantor, saya sering mengamati aktivitas apel pagi, kok sepertinya banyak pegawai yang tidak mengikutinya. Semakin kesini semakin berkurang. Makanya saya ingin cek langsung. Padahal apel pagi kewajiban semua pegawai,” kata Walikota Magelang di sela apel pagi karyawan Pemkot Magelang, Selasa (11/07/2017).

Apel pagi dimulai tepat pukul 07.00 WIB. Setiap komandan pasukan melaporkan kesiapan serta jumlah pegawai yang ada di barisannya kepada pemimpin apel. Selanjutnya pemimpin apel melaporkan kepada  pembina apel. Saat memberikan amanat, Walikota Magelang langsung melakukan pengecekan jumlah pegawai yang mengikuti apel.

Awalnya Walikota mengecek barisan Bagian Umum Setda Kota Magelang. Setelah dihitung, ada beberapa pegawai yang tidak masuk dalam barisan itu. Selanjutnya giliran barisan pegawai Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Magelang, juga ada beberapa pegawai yang tidak ikut apel pagi ini.

Mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Magelang ini kemudian mengalihkan pandangannya ke barisan pegawai Sekretariat DPRD Kota Magelang. Setelah di cek, ada sejumlah pegawai yang absen ikut apel pagi.

Ada berbagai alasan para pegawai tidak mengikuti kegiatan ini. Ada yang karena dinas luar, ada yang tugas lapangan, namun ada juga yang memang telat datang ke kantor. Untuk alasan pertama dan kedua, Walikota Magelang memaklumi karena merupakan bagian dari tugas. Namun ia menyayangkan para pegawai tidak ikut apel karena terlambat.

“Kalau yang lagi ada tugas, saya memaklumi itu. Tetapi saya menyayangkan tidak ikut apel pagi karena telat. Ini tentunya menjadi perilaku yang harus segera dirubah. Kita ini kan pelayan masyarakat, harus tepat waktu, harus jadi teladan yang baik,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan bahwa dirinya sewaktu-waktu akan memimpin apel pagi, tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. Ia pun mewanti-wanti para pegawai yang kerap mangkir apel pagi akan diberi sanksi sesuai ketentuan yang berlaku.

“Saya minta Pak Sekda (Sugiharto, red) mendata pegawai yang tidak ikut apel pagi. Segera laporkan ke saya,” pintanya.

Kepala Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Magelang Aris Wicaksono mengatakan ada sekitar 352 dari 446 pegawai di lingkungan Setda Kota Magelang yang mengikuti apel pagi. Sebanyak 64 pegawai tidak ikut karena terlambat, sementara sisanya ada yang sedang dinas luar, tugas belajar, izin sakit, serta izin lainnya.

Aris mengatakan data tersebut akan segera dilaporkan ke Walikota Magelang. Sesuai PP 53 tahun 2010 tentang Disiplin PNS, para pegawai yang melakukan tindakan indisipliner akan diberi teguran lisan hingga sanksi terberat, yaitu pemecatan apabila tidak masuk selama 46 hari selama satu tahun.

“Aturan ini dibuat bukan hanya sekadar menakut-nakuti saja, tapi benar-benar diterapkan. Sudah ada beberapa pegawai Pemkot Magelang yang diberhentikan karena tindakan indisipliner,” ungkap Aris. (Tha)

BERITA REKOMENDASI