Warga Bangun Jembatan Darurat Caok

Editor: KRjogja/Gus

PURWOREJO(KRJOGJA.com) – Masyarakat sejumlah desa di Kecamatan Loano, Purworejo dan Kaligesing berswadaya membangun jembatan darurat di Sungai Gading Dusun Caok Desa Karangrejo Loano. Warga urunan karena pemerintah belum juga memperbaiki akses yang putus diterjang banjir setahun lalu itu.

Jembatan dibangun menggunakan 22 kayu kelapa sebagai lantai dan tiang. Warga juga membuat tiang penyangga dari pasangan batu dan semen. "Pekerjaan sudah selesai dan jembatan sekarang sudah bisa dilalui," ungkap Saparyanto, Kepala Dusun Karangjati Loano, kepada KRJOGJA.com, Sabtu (10/6).

Pembangunan jembatan darurat mengemukan setelah banyaknya keluhan dari masyarakat. Tokoh masyarakat tujuh desa terdiri atas Karangrejo, Rimun, Tepansari, Kalikalong di Kecamatan Loano, Desa Donorati dan Sudimoro Purworejo serta Hardimulyo Kaligesing, menggelar rapat.

Dalam rapat disepakati masing-masing desa patungan untuk membuat akses itu. Panitia pembangunan juga minta bantuan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Purworejo dan memperoleh sumbangan 50 sak semen.

Kepala Dusun Caok Sutikno menambahkan, jembatan tersebut dapat dilalui mobil dan truk. Namun masyarakat membatasi tonase kendaraan maksimal empat ton. "Khusus truk muat barang, dibatasi empat ton, sehingga bangunan awet. Saat mudik nanti, akan kami tempatkan warga untuk membantu mengatur lalu lintas," katanya.

Menurutnya, jembatan tersebut merupakan akses penting warga sejumlah desa di Perbukitan Menoreh. Tanpa jembatan, warga pemilik mobil dan truk harus memutar puluhan kilometer lewat Desa Banyuasin Separe. "Jadi kami memang sangat membutuhkannya," tegasnya.(Jas)

BERITA REKOMENDASI