Warga Bumiayu dan Selopampang Geruduk Kantor Bupati

Editor: Ivan Aditya

TEMANGGUNG, KRJOGJA.com – Warga Desa Bumiayu dan Desa Selopampang Kecamatan Selopampang gruduk kantor Bupati Temanggung Al Khadziq untuk menuntut pemilihan kepala desa (pilkades) ulang, Senin (17/02/2020). Warga membawa berbagai poster berisi tuntutan, Polisi dari Polres Temangggung dan Satpol PP Pemkab Temangggung serta aparat TNI dari Kodim 0706 Temanggung mengamankan jalannya demonstrasi dan memastikan tidak ada tindakan anarkis.

Perwakilan warga, Rohmadi (55) mengatakan warga Desa Bumiayu dan Desa Selopampang telah menyurati Bupati Temanggung Al Khadziq yang berisikan sejumlah pelanggaran pilkades di dua desa tersebut, antara lain tambahan daftar pemilih meski telah ditetapkan daftar pemilih tetap (DPT). “Panitia pilkades, juga tidak netral. Mereka mayoritas dari perangkat desa, yang mendukung calon tertentu,” katanya.

Namun terangnya meski surat telah disampaikan 29 Januari 2020 lalu, namun hingga kini belum ada jawaban. Oleh karena itu warga datang ke kantor Bupati untuk meminta jawabannya.

Warga pada intinya warga Desa Bumiayu menuntut Pilkades ulang, sedangkan warga Desa Selopampang menuntut penghitungan suara ulang. “Ada kejanggalan pada detik-detik akhir penghitungan suara, sehingga perolehan suara kalah tipis. Hasil pilkades pada 9 Januari harus dianulir, ” katanya.

Wakil Bupati Temanggung, Heri Ibnu Wibowo saat menemui warga mengatakan tim penanganan perselisihan pilkades sedang bekerja dan akan diputusan pada Rabu (19/02/2020) mendatang. “Keputusan nanti Rabu, apakah akan pilkades ulang, penghitungan suara ulang atau tidak,” katanya.

Dikatakan pemkab tidak akan melanggar aturan yang dibuat sendiri, makanya warga diminta sabar, sebab keputusan harus mempertimbangkan berbagai masukan, aturan-aturan dan fakta di lapangan. ” Pemkab akan putuskan sesuai aturan dan adil,” katanya.

Asisten I Sekda bidang Pemeritahan dan Kesejahteraan, Gotri Wijayanto mengatakan bupati sedang ada di Semarang sehingga tidak dapat menemui warga. Meski begitu, tim sedang bekerja dan akan segera menyelesaikan permasalahan di Desa Bumiayu dan Selopampang.

“Saat ini pada tahap finalisasi, Rabu diputuskan,” kata Gotri pada perwakilan warga, saat pertemuan di Ruang Jenar komplek Setda Kabupaten Temanggung.

Sementara itu, warga tetap bersikukuh untuk menemui bupati Al Khadziq. Mereka bertekad tidak akan meninggalkan kantor bupati, sebelum ditemui bupati untuk mendengarkan jawaban bupati terkait dengan surat yang diajukan warga. (Osy)

BERITA TERKAIT