Warga dan KUA Curiga, Calon Mempelai Pria Loyo

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Terbongkarnya percobaan pernikahan sejenis itu berawal dari kecurigaan warga dan mahasiswa KKN di desa tersebut. Mereka menilai secara fisik Nov alias Pratama adalah perempuan meski terlihat berpenampilan pria dengan cukuran rambut pendek, selalu berjaket dan kaos.

Pratama sendiri datang ke Gebang bersama Wi, kemudian melamar perempuan itu dan diterima pihak orang tua pada 31 Agustus 2017. Kasak-kusuk antar warga itu pun akhirnya disampaikan kepada KUA.

Kecurigaan disampaikan ketika kedua calon mempelai mendaftar nikah di KUA Gebang. Pihak KUA pun curiga dengan dokumen yang disertakan calon.

Penghulu kemudian menghubungi puskesmas dan Polsek Gebang. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Purworejo dr Kuswantoro MKes menambahkan, tim dokter puskesmas mengecek fisik Pratama dan ditemukan tanda identik perempuan. Dokter membawa calon mempelai pria dalam ruangan untuk pengecekan lebih mendalam.

"Dalam ruangan, calon mempelai pria itu mengaku perempuan," tuturnya kepada KRJOGJA.com, Rabu (5/9/2017).

Mengetahui pasangannya perempuan, Wi histeris. Nov alias Pratama, sang mempelai pria pun loyo dan hanya bisa menangis.

Keluarga juga kaget dan terpaksa membatalkan pernikahan keduanya. Padahal tenda sudah terpasang dan undangan disebar.(Jas)

 

BERITA REKOMENDASI