Warga Desak DPRD Dukung Penutupan Penambangan Lereng Sindoro

Editor: KRjogja/Gus

TEMANGGUNG, KRJOGJA.com – Warga lereng gunung Sindoro di Desa Kwadungan Gunung dan Jurang Kecamatan Kledung bersama GP Ansor dan Banser Kabupaten Temanggung mendatangi gedung DPRD setempat meminta DPRD untuk mendesak pemerintah agar menutup secara permanen penambangan, Kamis (14/1).

Mereka diterima Ketua DPRD Temanggung Yunianto beserta Wakil Ketua DPRD Tunggul Purnomo, M Amin dan Daniel Indra Hartoko. Turut menemui warga Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Entargo Yutri Wardono, Komandan Satpol PP Temanggung Agus Munadi dan beberapa perwakilan dari SKPD terkait.

Ketua Pemuda Desa Kwadungan Gunung Kecamatan Kledung, Trining mengatakan warga resah dengan munculnya kembali aktivitas galian C, karena dampaknya langsung dirasakan warga, yakni diantaranya kerusakkan alam, menurunnya debit air di mata air, terjadi kebisingan dan rusaknya jalan usaha tani (JUT).

” Longsor mengancam dan menutup jalan usaha tani. Padahal jalan itu satu-satunya akses menuju lahan pertanian, ” kata dia.

Dia mengatakan galian C di daerah tersebut sudah ditutup sepuluh tahun silam pada masa Bupati Hasyim Affandi. Namun beberapa waktu terakhir justru kembali aktif yang dilakukan oleh orang-orang tidak bertanggung jawab. Mereka menggunakan alat berat.

Pada Jumat (8/1) lalu, katanya, masyarakat bersama Ansor dan Banser sudah melakukan penolakan penambangan dan menutupnya. Namun ironisnya, saat ditinggal pergi aktivitas galian C kembali dilakukan.

” Penambangan aktif pada malam hingga dini hari. Kami mohon penambangan ditutup oleh pemerintah seperti kemarin,” kata dia.

Ketua GP Ansor Temanggung Sukron Wahid mengatakan penolakannya warga pada penambangan karena sangat merusak alam dan lingkungan. GP Ansor juga mendesak agar Pemkab konsisten menegakan peraturan Daerah (Perda) Nomo 1 tahun 2012 tentang RTRW dengan menutup secara permanen aktivitas penambangan galian C di wilayah tersebut.

“ Kami sangat mendorong Pemda untuk mengembalikan fungsi lahan di lokasi penambangan galian C di desa tersebut sesuai peruntukannya berdasarkan ketentuan perundang-undangan yang berlaku,” katanya.

BERITA REKOMENDASI