Warga Dua Desa Bangun Jalan Darurat di Kaliharjo

Editor: KRjogja/Gus

PURWOREJO (KRJOGJA.com) – Warga Desa Kaliharjo dan Hulosobo Kecamatan Kaligesing Kabupaten Purworejo membangun jalan darurat di Desa Kaliharjo. Akses baru itu dibuat di atas jalan Kaliharjo – Somongari yang putus diterjang tanah longsor tahun 2017.

Warga menyusun karung berisi tanah liat di bawah akses kemudian menguruk hingga permukaannya sama dengan aspal jalan. "Akan kami uruk dengan pasir batu, lalu di atasnya dipasang kayu kelapa," ujar sopir truk warga Desa Hulosobo, Suyadi, kepada KRJOGJA.com, Selasa (20/3).

Tujuan pembuatan akses darurat itu adalah agar mobil dapat melintas. Kendaraan roda empat dan enam tidak dapat melewati akses itu sejak jalan longsor pada Juni 2017.
 
Mobil kecil diarahkan memutar lewat jalan alternatif di Desa Kaliharjo, namun akses itu menjadi rusak. Sementara sepeda motor dapat lewat karena warga membuat jembatan darurat dari anyaman bambu. "Namun kasihan warga karena jalannya rusak, padahal akses alternatif cuma jalan desa, kalau rusak jadi tanggung jawab desa. Selain itu, banyak pemotor kecelakaan terperosok jembatan bambu," tuturnya.

Warga Desa Kaliharjo Wahono menambahkan, warga tidak sabar menunggu rehabilitasi jalan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purworejo. Berdasar informasi Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR), pembangunan jalan dialokasikan tahun 2019. 

Namun kabar terbaru, katanya, akan diusulkan pada APBD Perubahan 2018 dengan mekanisme pencairan mendahului anggaran. "Kalau disetujui, mungkin baru September 2018 dikerjakan. Padahal sebelum itu ada momen lebaran dan peringatan kemerdekaan RI, maka kami berembug dan sepakat secara swadaya bikin akses darurat," terangnya.

Menurutnya, warga dua desa dan SMP 24 Purworejo urunan untuk memperbaiki akses. Dana digunakan untuk logistik, membeli karung plastik dan pipa paralon. (Jas)

BERITA REKOMENDASI