Warga Dua Kecamatan Bangun Bendung Darurat

PURWOREJO,KRJOGJA.com- Ratusan warga 23 desa di Kecamatan Pituruh dan Kemiri Kabupaten Purworejo kerja bakti membangun bendung darurat di Sungai Kedunggupit di Desa Kalikotes Pituruh, Minggu (12/1).

Warga membangun penahan air darurat sepanjang 20 meter di lokasi Bendung Kedunggupit Wetan yang ambrol akibat banjir sekitar tiga tahun lalu.
  Upaya selama tiga hari sejak Jumat (10/1) berhasil. Air mengalir masuk intake irigasi Kedunggupit Wetan. "Ini bendung darurat di lokasi Bendung Kedunggupit Wetan, warga kerja bakti demi air bisa sampai ke sawah mereka," ungkap Camat Pituruh Yudhi Agung Prihatno, kepada KRJOGJA.com, usai kerja bakti.

 Menurutnya, kerja bakti dilakukan karena warga terdesak kebutuhan air untuk memulai tanam padi. Selama ini, petani mengandalkan air Bendungan Wadaslintang, tetapi memasuki Januari 2020, saluran induk belum juga terisi.
  Petani juga sulit mengandalkan air hujan karena tidak mencukupi kebutuhan olah tanah. "Petani tahu Bendung Kedunggupit Wetan ambrol, tapi selama ini tidak masalah karena tercukupi dari Wadaslintang. Pada kondisi sekarang, saat air bendungan belum ada, petani kesulitan, padahal total luasan sawah yang butuh aliran mencapai 1.129 hektare," terangnya.
  Menyikapi kondisi itu, lanjutnya, pihak kecamatan berkoordinasi dengan Balai PSDA Probolo Kutoarjo dan Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak (BBWSO) Yogyakarta. Petani meminta pemerintah pusat menangani kerusakan bendung itu. Hasilnya, penanganan permanen tidak bisa dilaksanakan secara instan.

"Pihak balai menyatakan akan mengalokasikan perbaikan lewat anggaran perubahan. Maka, kami ambil langkah darurat itu, yang diharapkan bisa bertahan sampai bendung dibangun permanen," tuturnya.
 

Pembangunan dilaksanakan secara swadaya. Tujuh belas desa di Pituruh dan enam dari Kemiri, masing-masing mengirim sepuluh warga untuk kerja bakti setiap hari. Pihak Balai PSDA Probolo juga memfasilitasi tenaga ahli, alat berat, kayu pancang dan karung pasir. Sementara bambu berasal dari Desa Kalikotes.(Jas)
 

BERITA REKOMENDASI