Warga Kaligesing Swadaya Buka Jalan Tertimbun Longsor

Editor: KRjogja/Gus

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Puluhan warga Desa Kaliharjo dan Hulosobo Kecamatan Kaligesing Kabupaten Purworejo swadaya membuka jalan yang tertimbun longsor. Longsoran yang menimbun jalan kabupaten sepanjang kurang lebih sepuluh meter itu, dibersihkan dengan peralatan seadanya.

Kerja bakti dilakukan karena pemerintah tidak kunjung menerjunkan alat berat untuk membuka akses. Jalan tersebut tertimbun longsor pada Minggu (17/3). "Warga sempat menunggu datangnya alat berat dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Purworejo, namun tidak kunjung datang," ungkap Kadus Jeruk Purut Desa Kaliharjo Sarono, kepada KRJOGJA.com, Selasa (26/3).

Menurutnya, bukan tanpa alasan warga menunggu karena unsur kecamatan dan BPBD Purworejo sudah mengecek lokasi pada Minggu (17/3) siang. Ketika itu, katanya, para pihak sepakat jika longsor cepat ditangani menggunakan alat berat.

Namun perangkat Desa Kaliharjo tidak tahu kalau pasca pantauan harus disusuli surat permohonan bantuan alat berat kepada BPBD. "Kami menunggu, ternyata tidak datang dan baru Kamis (21/3), desa membuat surat. Namun jawabannya alat berat tidak bisa langsung diturunkan Jumat (22/3)," ucapnya.

Baru pada Senin (25/3), pihak desa dipanggil ke BPBD setelah surat permohonannya disetujui. Saat di BPBD, Sarono mendapat penjelasan bahwa alat berat bisa dikeluarkan. BPBD mengangkut alat berat sampai lokasi dan menjemput ketika selesai, namun untuk solar, oli, upah operator jadi tanggungan desa. "Karena menyangkut dua desa, kami berembug dengan Pemdes Hulosobo. Keputusannya, belum penting karena akses sudah dibuka secara manual," terangnya.

Sekdes Hulosobo Sudi Utomo mengemukakan, warga dua desa kerja bakti mulai Kamis (21/3) hingga Sabtu (23/3). Warga tidak bisa menunggu lebih lama karena masyarakat Hulosobo akan menggelar Merti Desa pada Minggu (24/3). "Kami sewa peralatan dan truk tidak bisa masuk karena longsor, daripada acara gagal, warga sepakat kerja bakti," katanya.

Menurutnya, akses tersebut memang vital bagi masyarakat Kaliharjo, Hulosobo, Somongari dan Jatirejo. Akses merupakan jalur utama warga menuju pusat Kecamatan Kaligesing. Ada jalur alternatif, namun ruasnya sempit dan hanya bisa dilintasi sepeda motor dan mobil ukuran kecil.

Pemdes batal meminta bantuan alan berat karena akses sudah terbuka. "Sudah bisa dilalui kendaraan, meski tetap harus hati-hati, sebab menurut penuturan warga setempat, tanah masih turun saat hujan lebat," tuturnya.

Terpisah, Plt Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Purworejo R Iman Ciptadi menegaskan, BPBD berusaha semaksimal mungkin membantu masyarakat. Pihak BPBD juga menerima surat permohonan bantuan alat berat dari Pemdes Kaliharjo. "Kita memiliki keterbatasan, dimana anggaran operasional alat berat tidak ada, sehingga diharapkan ada swadaya dari masyarakat," tandasnya. (Jas)

 

BERITA REKOMENDASI