Warga Kedung Poh Kembali Datangi Kantor Desa

Editor: Ivan Aditya

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Seratusan warga Desa Kedungpoh Kecamatan Loano Kabupaten Purworejo kembali mendatangi kantor desa setempat, Senin (07/09/2020). Mereka mempertanyakan proses penyelidikan atas laporan yang dilakukan warga terkait dugaan penyimpangan anggaran desa di Polres Purworejo.

Warga juga meminta penjelasan kepada pemdes terkait surat permohonan transparansi berkas keuangan desa yang dikirimkan BPD. Audiensi dilakukan warga dan pemerintah desa di halaman kantor desa. Aksi bakar ban mewarnai audiensi tersebut. Belasan anggota Polsek Loano dan Polres Purworejo mengawal aksi damai itu.

Juru bicara warga Husodo mengatakan, kedatangan warga ke kantor desa adalah bentuk kekecewaan terkait kurang transparannya pemdes. “Kami datang karena dua hal, yakni bertanya soal proses penyelidikan laporan, serta ada yang kami nilai kurang soal transparansi seperti yang kami minta dulu,” katanya kepada KRJOGJA.com.

Menurutnya, BPD bersurat kepada pemdes mengenai bedah evaluasi APBDes tahun 2016, 2017, dan 2019, namun tidak dapat dipenuhi pemdes. “Pasalnya saat pihak insektorat dan kepolisian meminta keterangan dan data ke desa, diberikan data tahun 2016 dan 2017. Tapi kepada BPD tidak bisa dipenuhi, maka berangkat dari hal itu kami terus memperjuangkan dan mengawal keterbukaan informasi tentang anggaran pada tahun-tahun tersebut,” ucapnya.

BERITA REKOMENDASI