Warga Keluhkan Tarif Pikatan Water Park

Editor: Ivan Aditya

TEMANGGUNG, KRJOGJA.com –  Warga keluhkan tarif masuk dan parkir di Pikatan Water Park pada tradisi Padusan. Tarif masuk obyek wisata yang biasanya Rp 12.000 per orang naik menjadi Rp 20.000 per orang. Sedangkan tarif parkir Rp 2.000 per kendaraan untuk roda dua dan wajib titip helm Rp 2.000.

Seorang pengunjung warga Bulu, Suprianto yang datang bersama istri dan dua anaknya, mengatakan kebetulan hari ini libur, maka mereka mandi dan berenang untuk padusan di Pikatan Water Park.  Namun saat akan masuk dikenai tarif tinggi, yakni Rp 20.000 per orang, padahal biasanya Rp 12.000 per orang di hari biasa dan Rp 18.000 ribu per orang diakhir pekan. "Ini hari biasa, kenapa ditarif mahal hingga Rp 20.000," katanya, Jumat (26/05/2017).

Dia menduga tarif ini diluar ketentuan, sebab biasanya sebagai badan usaha milik pemerintah telah ada aturan dalam pengenaan ongkos masuk. Dia juga berkeluh dengan tarif parkir Rp 2.000 per kendaraan roda dua dengan kewajiban titip helm dengan biaya Rp 2.000. Padahal helm bisa dibawa masuk atau ditaruh diatas sepeda motor seperti biasanya. "Terserah mau titip helm atau tidak, tetapi ini memaksa," katanya.

Ribuan pengunjung memadati objek wisata air Pikatan Water Park di Kabupaten Temanggung, menjelang bulan Ramadhan 1438 Hijriah. Manajer Pemasaran Pikatan Water Park Trisman Dodi mengatakan ramainya pengunjung berkaitan tradisi padusan menjelang Ramadan. "Selama dua hari menjelang Ramadhan berkaitan tradisi padusan, kami menargetkan pengunjung sebanyak 15.000 orang," katanya.

Dikatakan Pikatan Water Park menjadi salah satu tujuan masyarakat untuk melakukan tradisi padusan, apalagi air di objek wisata ini berasal dari sumber mata air. "Guna mengantisipasi ramainya pengunjung pihaknya menambah personel dari tim SAR dan PMI Kabupaten Temanggung untuk berjaga-jaga di sekitar kolam," katanya. (Osy)

BERITA REKOMENDASI