Warga Kiyangkongrejo Dibantu Seribu Masker

Editor: Ivan Aditya

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Masyarakat Desa Kiyangkongrejo Kecamatan Kutoarjo Kabupaten Purworejo mendapat bantuan seribu masker, Kamis (14/01/2021). Dandim 0708 Purworejo Letkol Inf Lukman Hakim menyerahkan bantuan dari Yayasan Bhakti Sosial Ikhlas Tambora Jakarta itu kepada pemerintah desa setempat.

Bantuan itu langsung didistribusikan kepada warga setempat. “Kami mendapat bantuan dari lembaga sosial di Jakarta, kebetulan tokoh pemuda kami Mas Yanuar, aktif di organisasi itu,” ujar Kades Kiyangkongrejo Akhmad Asngudi, Kepada KRJOGJA.com, usai penyerahan bantuan.

Menurutnya, lembaga peduli setelah mengetahui adanya warga Kiyangkongrejo yang terkonfirmasi Covid-19. Lima warga terkonfirmasi, sedangkan satu dinyatakan probabel. Satu warga terkonfirmasi Covid-19 dan satu probabel meninggal dunia.

Sementara empat warga terkonfirmasi lainnya menjalani isolasi mandiri. “Empat warga terkonfirmasi dan keluarganya menjalani isolasi mandiri di rumah. Kami dengan program Jogo Tonggo membantu mencukupi kebutuhan mereka,” ucapnya.

Bantuan langsung disitribusikan kepada tim Jogo Tonggo di tiga dusun. Masker langsung dibagikan untuk seluruh warga.

Selain masker, tim Jogo Tonggo Kiyangkongrejo juga menyemprot lingkungan desa dengan cairan disinfektan. “Tim Jogo Tonggo desa sudah punya alat semprot dan disinfektan, momentum penyaluran bantuan sekalian kami semprot disinfektan,” ungkapnya.

Dandim 0708 Purworejo Letkol Inf Lukman Hakim mengemukakan, bantuan tersebut menjadi bukti bahwa masyarakat Indonesia masih memiliki kepedulian yang tinggi terhadap masalah yang dihadapi saudara sebangsanya. “Yayasan Ikhlas Tambora memiliki kepedulian yang sangat tinggi, tentu kami mengapresiasi rasa kesetiakawanan sosial itu. Saya berharap masyarakat penerima bantuan harus semakin ketat menerapkan protokol kesehatan,” tuturnya.

Adapun terkait program vaksinasi, Dandim mengajak masyarakat untuk tidak takut dan jangan sampai termakan isu negatif. Dikatakan, banyak yang tidak paham tentang vaksin namun mengeluarkan penyataan tidak benar.

“Bahkan disebut seakan-akan vaksin membahayakan. Padahal sebelumnya sudah ada penelitian luar biasa, bahkan MUI menyatakan vaksin itu halal,” ujarnya.

Dandim menegaskan bahwa ia siap menjalani vaksinasi Covid-19. “Tujuannya untuk menjaga orang tercinta dari virus Covid-19. Tapi tetap jangan lupakan protokol kesehatan,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Sosial Ikhlas Tambora Cabang Purworejo, Yanuar Arifin menambahkan, bantuan masker diberikan karena rasa prihatin yayasan terhadap adanya warga Kiyangkongrejo yang terkonfirmasi Covid-19. “Melihat kondisi itu, kami wajib untuk peduli. Bantuan masker diharapkan semakin meningkatkan masyarakat akan pentingnya menjaga protokol kesehatan demi mencegah Covid-19,” tandasnya. (Jas)

BERITA REKOMENDASI