Warga Lereng Sumbing Gelar Tradisi “Rejeban Plabengan”

Editor: Agus Sigit

” Sejumlah turis datang dan ikut sadranan, dari tahun ke tahun terus bertambah. Mereka tidak hanya dari Temanggung tetapi daeri daerah lain seperti Jogjakarta, Semarang dan Magelang,” katanya.

Kades Pagergunung Sukarman mengataan Rejeban Plabengan juga untuk melestarikan budaya peninggalan nenek moyang. Banyak pesan kearifan lokal dari ritual itu, seperti kegotongroyongan, kebersamaan, cita budaya dan cinta alam lingkungan, berupa pelestarian alam.

Ritual sendiri diawali dengan kegiatan pengambilan air di wilayah Gunung Sumbing, tahlilan pada malam Kamis dan Jumat pagi ritual tumpengan serta pentas kesenian tradisional. (Osy)

 

 

BERITA REKOMENDASI