Warga Loano Bangun Jembatan Darurat

Editor: Ivan Aditya

PURWOREJO (KRjogja.com) – Warga dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Purworejo membangun jembatan darurat di Dusun Caok Desa Karangrejo Kecamatan Loano. Akses tersebut akan menggantikan jembatan lama yang patah akibat diterjang banjir bandang Sungai Gading pada pertengahan Juni 2016.

Pembangunan jembatan melibatkan ratusan warga Desa Karangrejo, Kalikalong, Rimun dan Tepansari Kecamatan Loano. "Tidak hanya warga desa kami saja, namun juga desa tetangga. Pelibatan itu mengingat jembatan tidak hanya dimanfaatkan warga Karangrejo," ujar Ngateman, Kepala Desa Karangrejo, kepada KRjogja.com, Jumat (05/08/2016).

Jembatan tersebut mendesak dinormalisasi karena menjadi akses paling cepat kendaraan roda empat dan enam untuk menuju Purworejo. Setelah patah, pemilik mobil dan truk terpaksa memutar puluhan kilometer lewat Banyuasin Loano ketika akan menuju Purworejo.

Kepala Seksi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Purworejo Sigit Ahmad Basuki mewakili Kepala BPBD Drs Boedi Hardjono mengemukakan, jembatan tersebut memang menjadi target penanganan BPBD setelah masa tanggap darurat selesai. Jembatan tersebut merupakan hasil swadaya masyarakat desa pemanfaat jembatan dan alokasi bantuan BPBD.

Masyarakat mengumpulkan swadaya hingga mampu membeli beberapa batang pohon kelapa. Mereka juga kerja bakti mengumpulkan batu Sungai Gading untuk fondasi jembatan dan isian bronjong kawat pengaman tebing kali.

"Jembatan rencananya sepanjang 20 meter, lebar 3,5 meter dengan konstruksi kayu kelapa dan kuat dilalui mobil. Kami perkirakan pekerjaan selesai dalam dua minggu," tandasnya. (Jas)

BERITA REKOMENDASI