Warga Mengeluh, Parakan – Wonosobo Macet Hingga Empat Kilometer

TEMANGGUNG (KRJogja.com) – Kemacetan sepanjang sekitar empat kilometer terjadi di jalan raya Temanggung – Wonosobo sebagai dampak sistem buka tutup yang diterapkan pengatur lalu lintas di jembatan darurat (bailey) di jembatan Lodukuh Desa Kwadungan Gunung Kecamatan Kledung.

Seorang pengguna jalan, Hermanto mengatakan pada hari biasa kemacetan tidak terlalu panjang namum di hari Sabtu, Minggu dan libur, kemacetan bisa mencapai empat kilometer.

“Dari arah Temanggung antrean kendaraan mulai dari Paponan 2, yang berjarak empat kilometer dari jembatan belley, ” katanya.

Waktu tempuh antara Temanggung dan Wonosobo, katanya, menjadi lebih lama. Pada waktu normal berkisar 50 menit. Namun kini 2 jam.

Pengendaran lainnya, Sumanto mengatakan ada jalur alternatif melalui Ngadirejo – Jumprit – Kejajar – Wonosobo. Jalur ini lebih jauh, tetapi terpaksa ditempuh karena dinilai lebih cepat.

Dikatakan jalur Temanggung – Wonosobo melalui Kecamatan Kledung ini merupakan jalan nasional, jembatan darurat yang seharusnya dipasang juga yang bisa untuk berpapasan, bukan jembatan yang hanya untuk satu kendaraan saja.

“Jika kondisinya seperti ini terus akan menganggu kegiatan perekonomian di masyarakat,” ujarnya.

BERITA REKOMENDASI