Warga Negara Swiss ini Bangun Jembatan Gantung di Pekutan

PURWOREJO (KRjogja.com) – Toni Ruttiman, pegiat sosial warga Swiss membangun jembatan gantung di Desa Pekutan Kecamatan Bayan Kabupaten Purworejo, Minggu (21/08/2016). Jembatan itu menjadi akses utama masyarakat ke lahan pertanian di seberang Sungai Jali ataupun ke pusat Kecamatan Kutoarjo.

  "Kami sangat berterima kasih Toni Ruttiman mau membangunkan jembatan untuk warga," kata Sigit Ahmad Basuki, warga Pekutan kepada KRjogja.com.

Menurutnya, sebelum ada jembatan gantung, warga amat kesulitan menjalankan aktivitas pertanian. Kalau Sungai Jali banjir, warga terpaksa memutar hingga tujuh kilometer lewat jalan Purworejo – Kutoarjo.  Selain itu, banjir menyebabkan akses petani yang sedang panen terhambat. "Otomatis mereka tidak bisa membawa pulang hasil, padahal kalau ditumpuk di lahan, hasil panen kerap hilang dicuri," tuturnya.
 
Kepala Desa Pekutan Fajar Basuki mengatakan, jembatan dibangun sepanjang 60 meter dengan lebar 160 sentimeter. Material besi jembatan itu seluruhnya disumbang Toni Ruttiman. Warga hanya melakukan swadaya membangun fondasi jembatan dan kerja bakti saat perakitan. "Tiang sudah terpasang kuat pada fondasi, lalu dilanjutkan pemasangan seling baja dan perakitan lantai jembatan. Proses pemasangan dan perakitan selesai dalam 4,5 jam," ucapnya.

Pembangunan jembatan itu atas prakarsa pemerintah desa yang mengusulkan kepada Toni Ruttiman. "Beberapa bulan lalu, Toni berencana membangun jembatan di Tangkisan Bayan dan Sawangan Pituruh, ternyata masih ada satu kuota, maka kami memantapkan diri mengambil peluang itu dan sekarang terwujud," tandasnya.(Jas)

BERITA REKOMENDASI