Warga Patuk Kembangkan ‘Ketan Bima Sena’

Editor: Ivan Aditya

GUNUNGKIDUL, KRJOGJA.com – Petani di Patuk yang mengembangkan ubi kayu varietas ‘Ketan Bima Sena’ sudah memperoleh sertfikasi Nomor 649/PVL/2018 sebagai plasma nutfah Gunungkidul. Pendaftaran varietas lokal ubi kayu kepada Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Pusat Pendaftaran Varietas Tanaman (PPVT) dengan nama ‘Ketan Bima Sena’ sudah menyesuaikan penampakan luar varietas ubi kayu tersebut.

“Ubi kayu Ketan Bima Sena berbatang besar warna kulit kehijauan, cita rasa ubi seperti ketan, tergolong ubi kayu yang bercita rasa enak dikonsumsi,” kata Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Gunungkidul Ir Bambang Wisnubroto, Senin (10/08/2020).

Ubi kayu ini sendiri dikembangkan kelompok tani Ngudi Raharjo Dusun Plosokerep Kalurahan Bunder Kepanewon Patuk Gunungkidul. Diungkapkan, dinas mendukung pengembangan dan pelestarian ubi kayu varietas Ketan Bima Sena di Patuk.

“Kreativitas petani menjadi pionir bagi kemajuan pertanian di Gunungkidul. Harus terus berkarya dan bermitra dengan penyuluh pertanian,” ujarnya.

Bambang menambahkan berkait dengan komoditas ubi kayu, Bulan Agustus memasuki panen raya. Luas panen ubi kayu se Gunungkidul mencapai kurang lebih 45.816 hektar. Pada bulan Juli lalu telah dipanen seluas 3.427 hektar, kemudian sisanya akan dipanen di Bulan Agustus.

Sementara itu, Petani pembudidaya ubi kayu Ketan Bima Sena, Tumiran (46) mengatakan, umumnya petani di kawasan Patuk memilih ubi kayu jenis Ketan Bima Sena. “Sebelumnya telah menanam 1000 batang. Rata-rata hasil panen per batang mencapai 6 sampai 7 kilogram,” imbuhnya. (Ded)

BERITA REKOMENDASI