Warga Tanggulrejo Mimpi Punya Agro Wisata

Editor: Ivan Aditya

MAGELANG, KRJOGJA.com – Warga Desa Tanggulrejo, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Magelang bermimpi memiliki agrowisata buah di belakang Rusunawa Tanggulrejo. Lahan yang disediakan seluas 8 hektar, saat ini lokasi tersebut telah ditanami sekitar 400 pohon berbagai jenis diantaranya pete, duren dan klengkeng.

Hal ini disampaikan Kepala Desa Tanggulrejo, Sriyanto dalam kegiatan Sosialisasi Pancasila oleh anggota DPR RI dari PDI Perjuangan, Ir Sudjadi di Rumah Susun Sewa (Rusunawa) Desa Tanggulrejo, Tempuran, Magelang, Jumat (25/01/2019). "Sejak tahun 2014, terdapat 400 bibit tanaman dengan berbagai jenis. Namun saat ini, perkembangannya kurang baik, karena terkendala perawatan dan pupuk. Kami mengusulkan, agar areal seluas 8 hektar tersebut, bisa dijadikan kawasan agro tanaman buah, sehingga bisa menghasilkan," kata Sriyanto.

Menanggapi hal itu, Ir sudjadi akan menampung aspirasi warga tersebut. "Ini bagus. Apalagi aspirasinya dari bawah dan sudah ditanam lagi. Namun akan kami tampung. Semoga dapat direalisasikan di tahun ini," kata Sudjadi.

Dalam kegiatan itu, diikuti sebanyak 50 Kepala Keluarga (KK) penghuni Rusunawa ditambah 90 warga kurang mampu. Sebanyak 90 warga tersebut, adalah yang mendapatkan bantuan stimulan perumahan swadya (BSPS) sebesar Rp 15 juta per rumah. Dari 90 unit rumah swadaya tersebut,  ada 60 unit sudah terealisasi, sedangkan untuk 30 unit akan direalisasikan Maret 2019.

"Untuk 60 unit, sudah direalisasikan dan sudah ditempati, sedang yang 30 unit baru akan direalisasi tahun 2019. Tapi yang jelas, dana bantuan stumulan perumahan swadaya, tidak boleh dipotong sepersen pun, ini amanah. Jadi jangan ada potongan," lanjut Sudjadi.

Program  rumah swadaya ini, lanjut Sudjadi,  dilakukan secara berkelanjutan, dan pada tahun 2016 sebanyak 30 unit, tahun 2018 ada 30 unit dan tahun 2019 sebanyak 2019. Pembangunan rumah swadaya ini, merupakan stimulan yang diterimakan kepada warga kurang mampu, dan diwujudkan dalam bentuk material. "Bantuan rumah swadaya ini, wujudnya bukan berupa uang, tetapi meterial bangunan," pungkasnya. (Bag)

BERITA REKOMENDASI