Warga Terdampak Bendung Guntur adakan Mujahadah, Untuk Apa?

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Upaya mencari keadilan bagi ribuan warga terdampak proyek nasional Bendung Guntur di Kecamatan Bener dan Gebang Kabupaten Purworejo, serta warga di Kecamatan Kepil Kabupaten Wonosono tak pernah padam.

Menjelang putusan pengadilan negeri (PN) atas gugatan warga terhadap ganti rugi lahan yang dinilai belum layak, warga kembali menggelar mujahadah. Kegiatan yang dipusatkan di Masjid Al-Muttaqin Dukuh Kalipancer Desa Guntur, Rabu (5/2) malam ini dipimpin langsung Rois Syuriah PCNU Kabupaten Purworejo KH Abdul Chakim Hamid (Gus Hakim).

“Ibarat orang jual beli itu kan harus ada kesepakaktan kedua belah pihak. Tidak bisa hanya ditentukan sepihak,” kata Gus Hakim menjelang mujahadah.

Gus Hakim yang didampingi Ketua Tanfid PCNU KH Drs Farid Solikhin MPd beserta jajarannya juga mengajak warga terdampak bendung Guntur untuk meminta perlindungan kepada Allah Ta’ala sehingga bisa mendapatkan keputusan yang memuaskan semua pihak.

Disamping itu meminta kepada warga untuk tetap menjaga ketertiban, ketenangan dan keteduhan di tengah kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Menganjak untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah Ta’ala, baik secara pribadi maupun berjama’ah.

PCNU juga mendorong aparat berwenang untuk ikut serta dalam menyelesaikan masalah dengan mengedepankan keadilan dan tidak menyakiti warga terdampak agar tidak menimbulkan
keresahan berkepanjangan di tengah masyarakat, khususnya pada masyarakat terdampak yang mayoritas warga NU.

Hadir pada acara ini wakil rakyat dapil VI R Muhammad Abdullah SE SH dan Rohman yang terus memberikan dorongan dan upaya membela hak warga. “Besok saya akan menghadap Gubernur agar ikut memperjuangkan hak warga demi kedilan,” kata Muhammad Abdullah.

Sementara itu Kapolres Purworejo AKBP Rizal Marito SIK SH MSI yang didampingi Wakapolres Kompol Andis Alfan Tofani SH beserta jajarannya menghimbau kepada masyarakat terdampak tetap menjaga kondusifitas. “Masyarakat sudah sadar hukum, sehingga kami wajib mengamankan mereka dalam menuntut haknya, terutama dari segi pengamanan,” katanya.(Nar)

BERITA REKOMENDASI