Warga Terdampak Bendung Guntur Terima Ganti Rugi

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Sebagian warga terdampak proyek nasional Bendung Guntur di Kecamatan Bener Kabupaten Purworejo akhirnya bersedia menerima ganti rugi atas lahan mereka yang terdampak proyek ini. Mereka menerima ganti rugi secara langsung yang diserahkan di BRI Kantor Cabang Purworejo.

“Karena mereka bersedia menerima dengan nilai ganti rugi yang akan diberikan, sehingga langsung kita serahkan,” kata Kepala Kantor Pertanahan/Badan Pertanahan Nasional (BPN) Purworejo Suwitri Iriyanto SH MH, Senin (2/3).

Ganti rugi yang diterimakan diantranya atas nama Talib atas lahan miliknya seluas 808 meter persedi senilai Rp 71.097.433, Paelan atas lahan seluas 513 meter persegi senilai Rp 47.444.076, dan Sopyan lahan seluas 886 meter persegi senilai Rp 91.062.695. “Nilai ini menurut kami sudah wajar sesuai luas lahan, berikut tanaman yang ada di atas lahan itu,” jelasnya.

Suwitri Iriyanto yang didampingi Kasi Pengadaan Sagimin dan anggota pelaksana pengadaan tanah Tukiran berharap, kesediaan warga yang menerima ganti rugi ini bisa diikuti warga terdampak lainnya, sehingga persoalan ganti rugi tanah warga terdampak proyek nasional Bendun Guntur ini dapat segera terselesaikan.

Pada kesempatan itu Assisten Sekda Purworejo bidang Administrasi Drs Boedi Hardjono berharap, berbagai persoalan yang menyangkut masyarakat terdampak proyek nasional ini dapat segera terselesaikan, sehingga proyek ini dapat segera dilaksanakan. Mengingat keberadaan bendung ini nantinya akan bermanfaat bagi masyarakat luas. Bahkan tidak hanya warga Purworejo, namun juga sebagian warga Kabupaten Wonosobo dan Kabupaten Kulonprogo DIY. “Manfaat bendung ini nanti muaranya untuk masyarakat yang lebih luas,” katanya.

Lebih utama lagi untuk persediaan kebutuhan air pertanian yang sebagian wilayah di Purworejo selama ini tidak mendapatkan layanan irigasi teknis. (Nar)

BERITA REKOMENDASI