Warga Tiga Dukuh di Balerante Diungsikan

Editor: Ivan Aditya

KLATEN, KRJOGJA.com – Warga tiga dukuh di Desa Balerante Kecamatan Kemalang Klaten diungsikan ke tempat evakuasi sementara (TES) Balai Desa Balerante, Sabtu (07/11/2020) sore. Hingga berita ini ditulis, data sementara jumlah warga yang diungsikan sebanyak 67 jiwa. Terdiri 50 jiwa dari Dukuh Sambungrejo, 5 jiwa dari Dukuh Ngipiksari dan 12 jiwa dari Dukuh Gondang, seluruhnya terdiri 16 balita, 24 lansia dan 27 dewasa.

Perangkat Desa Balerante, Jainu mengemukakan warga melakukan evakuasi secara mandiri. Sedangkan pemerintah desa bersama relawan meprioritaskan membantu para kelompok rentan seperti warga lanjut usia yang sakit dan juga ibu-ibu hamil serta anak-anak.

Terdapat puluhan jiwa yang mulai diungsikan sehubungan dengan peningkatan aktivitas Merapi yang semakin signifikan. Mereka terdiri dari warga di daerah-daerah paling rawan, diantaranya yakni Dukuh Sambungrejo, Ngipiksari dan Gondang.

Para relawan membawa warga yang sakit menggunakan ambulan, dan juga kendaraan pribadi. Salah seorang diantaranya adalah Mbah Harto dari Dukuh Sambungrejo. “Warga yang rentan saja yang dievakuasi ke balai desa dan gedung SD Balerante. Sekarang semuanya sudah terkondisi dengan baik,” kata Mas Pionn, salah seorang relawan usai melakukan evakuasi warga.

Sedangkan di Posko Induk Balerante, Dukuh Gondang, dan Posko Rescue Turahan Awu Dukuh Banjarejo, Desa Panggang, sibuk dengan kegiatan para relawan. “Kami siapkan ambulan dan juga mobil pribadi tadi untuk evakuasi, dan sewaktu-waktu dibutuhkan untuk operasional peyelematan warga,” kata Kecik Arjo.

Kepala BPBD Klaten Sip Anwar mengemukakan, hingga Sabtu malam (07/11/2020) baru warga Desa Tegalmuyo dan Balerante yang diungsikan. Warga sudah memiliki kesadaran tinggi, sehingga BPBD hanya melakukan pendekatan-pendekatan. “Mereka sudah punya SOP evakuasi mandiri,” kata Sip Anwar. (Sit)

BERITA REKOMENDASI