Waspada Longsor, Gubernur Ingatkan Warga Gunakan Ilmu ‘Titen’

PURWOREJO (KRJOGJA.com) – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai bencana alam pada musim pancaroba dan hujan yang akan datang. Upaya pencegahan dapat dilakukan dengan menerapkan ilmu 'titen' dan menjaga kearifan lokal yang berlaku pada masyarakat.

Menurut Ganjar, musim hujan baru akan terjadi secara merata pada bulan November 2017. Namun hujan pada masa peralihan musim yang terjadi beberapa minggu terakhir, juga menyebabkan bencana di sejumlah daerah. "Sekarang memang belum sepenuhnya hujan, baru peralihan, namun tetap harus waspada," katanya kepada KRJOGJA.com, saat berada di Purworejo.

Dikatakan, pencegahan dampak bencana juga dilakukan dengan meningkatkan kapasitas masyarakat. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jateng menjadi leading sector dalam membentuk Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) di desa-desa rawan.

Selain memberi pengetahuan kebencanaan kepada masyarakat, forum juga menjadi ujung tombak dalam pelaporan bencana. Warga daerah rawan, katanya, harus siaga dan melapor kepada BPBD setempat apabila melihat peningkatan potensi bencana. "Ilmu titen juga harus digunakan, misal apabila hujan lebat turun lebih dari dua jam, warga daerah rawan longsor harus bersiap mengungsi. Untuk pelaporan, gunakan berbagai media termasuk medsos," terangnya.(Jas)

BERITA REKOMENDASI