Waspada! Wilayah Perbatasan Purworejo Rawan Banjir

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Wilayah perbatasan Kabupaten Purworejo dengan Kebumen, terutama di wilayah Kecamatan Butuh, merupakan daerah rawan bencana banjir. Disamping daerahnya yang cekung juga banyak saluran desa dan saluran irigasi lainnya yang sempit sehingga air mudah meluap.

“Saluran irigasi yang terlalu sempit bakal menjadi penyebab banjir,” kata Bupati Purworejo H Agus Bastian SE MM, Rabu (8/1/2020). 

Dalam kunjungannya di wilayah perbatasan, Agus Bastian mengunjungi tujuh desa di Kecamatan Butuh yang merupakan desa-desa rawan banjir. Diantaranya di Desa Polomarto, Tlogorejo, Kunirejo Kulon, Wonorejo Kulon, Wonodadi, Karanganom, dan Mangunjayan. 

Di lokasi kunjungan Agus Bastian melihat banyak jaringan irigasi yang dinilai terlalu sempit sehingga tidak akan mampu menampung air jika terjadi hujan lebat dalam tempo cukup lama. “Saat ini kita sedang menghadapi musim penghujan dengan intensitas hujan yang semakin tinggi, ini mengingatkan kepada warga masyarakat untuk lebih mempehatikan jaringan irigasi di wilayahnya,” paparnya.

Jaringan irigasi lanjut Agus Bastian, jika bisa diperlebar lagi atau minimal dibersihkan, sebab kalau terlalu sempit nanti saat hujan dengan intensitas tinggi air bisa meluap dan menjadi penyebab banjir.

Dalam kunjungan kerjanya ini Bupati juga menyambangi rumah warga yang masuk kategori rumah tidak layak huni (RTLH) sekaligus memberikan sejumlah bantuan. 

Kepada para kepala desa (Kades) yang dikunjungi, bupati kembali mengingatkan agar selalu memperbaharui data warga miskin seperti penerima PKH dan RTLH.(Nar)

BERITA REKOMENDASI