Werkudara jadi Maskot Pilkada Kabupaten Magelang

Editor: Ivan Aditya

MAGELANG, KRJOGJA.com – Tokoh pewayangan Werkudara dijadikan maskot pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Magelang 2018. Terpilihnya Werkudara karena punya karakter jujur, cermat dan berintegritas tinggi yang merupakan cerminan spirit pemilu.

"KPU Magelang tidak tergoda oleh godaan bidang politik dan godaan pragmatis sehingga bisa melaksanakan pemilu secara adil, transparan, terbuka dan aksesibel," janji Ketua KPU Kabupaten Magelang Afifuddin, pada pagelaran budaya untuk peluncuran maskot dan jingle pilbup dan wakil bupati Magelang, di lapangan Bandongan, Minggu (08/10/2017).

Dia mengatakan Pilkada Kabupaten Magelang digelar bersamaan dengan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah yang pencoblosannya pada Rabu 27 Juni 2018. Sehingga warga akan mendapat dua lembar kertas pemilihan, yakni untuk pilgub dan pilbub. Untuk itu pihaknya sedari awal gencarkan sosialisasi pilkada serentak dan mulai membentuk badan penyelenggara.

Ketua KPU Jateng Joko Purnomo mengatakan terdapat 7 kabupaten / kota yang akan menggelar pilkada serentak bersamaan dengan pilgub. Yakni Kabupaten Banyumas, Temanggung, Kudus, Karanganyar, Tegal Magelang dan Kota Tegal. "Pilkada ini lebih hemat anggaran, dan di Jateng sejumlah daerah telah pernah menggelarnya seperti di Temanggung," katanya.

Dia menegaskan ada tiga hak penting dari pilkada, pertama pilkada diniatkan untuk memberikan akses seluas-luasnya pada masyarakat untuk ikut menentukan pimpinan daerahnya. Maka masyarakat harus dalam keadaan merdeka. Mereka yang tidak memberikan keadaan merdeka bagi rakyat dalam memilik akan kena pidana pemilu.

Kedua katanya, pilkada untuk memperkuat bangunan infra dan suprastruktur politik di daerah, seperti yang dinyatakan di UUD 1945 bahwa kedaulatan di tangan rakyat maka mekanisme pilkada harus terus disempurnakan untuk memastikan kedaulatan ditangan rakyat. "Ketiga pilkada uuntuk memperkuat otonomi daerah yang pada titik akhir adalah peningkatan kesejahteraan rakyat," katanya.

Ia nerharap pada warga masyarakat Magelang untuk dapat digelar pilkada yang damai, tenang, menggembirakan, bersih dan jujur, sehingga Polri dan TNI tidak kehabisan tenaga mengurus pilkada. Bupati Magelang Zainal Arifin menyampaikan apresiasi pada KPU Kabupaten Magelang yang telah menggelar acara peluncuran maskot dan jingle Pilkada Kabupaten Magelang 2018. Melalui peluncuran ini tahapan-tahapan pilkada dapat berjalan lancar dan hasil akhirnya meningkatkan kesejahterakan masyarakat.

Pada seluruh warga dia menghimbau untuk partisipasi secara aktif dan dapat menggunakan hak pilih secara cerdas. Warga juga harus menjaga kondusifitas masyarakat. Beda pilihan dalam demokratisasi, tidak masalah, namun yang terpenting menjaga persatuan dan kesatuan sebab dengan itulah seluruh elemen masyarakat dapat menjaga dan lanjutkan pembangunan.

Pada kegiatan yang berlangsung ditengah guyuran hujan itu, diakhir dengan pelepasan burung dari stakeholder Pilkada di kabupaten tersebut, sebagai tanda pelepasan rasa kungkungan dan tekanan, sehingga pilkada dalam keadaan kemerdekaan rakyat untuk menentukan pilihan. (Osy)

BERITA REKOMENDASI