Zulkifli Hasan Ajak Masyarakat Jadi Pelopor Demokrasi

Editor: Ivan Aditya

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Ketua MPR RI Zulkifli Hasan mengajak warga masyarakat agar dalam menentukan pemimpin tidak hanya sekedar dibayar, diberi semabako, kerudung, suap dan lainnya hingga merelakan hak pilihnya untuk memilih orang tertentu atau yang memberi. Hindari politik transaksional.

“Rakyat harus memahami asal usul calon pemimpin yang akan dipilih. Dari mana asal calon pemimpin itu, benar atau tidak, baik atau tidak, dikenal atau tidak, apa bisa mewakili kita atau tidak, seperjuangan atau tidak, juga ideologinya harus jelas,” kata Zulkifli Hasan, Jumat (14/12/2018).

Dalam Temu Tokoh Kebangsaan yang diselenggarakan  Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Bayan Kabupaten Purworejo di Komplek Perguruan Muhammadiyah Bayan Zulkifli Hasan menandaskan, demokrasi Pancasila mengamanatkan kedaulatan ada di tangan rakyat, sehingga rakyatlah yang memiliki kedaulatan berkuasa. “Rakyat juga yang menentukan pemimpinnya yang akan memimpin negeri ini,” tandasnya.

Menghadapi agenda politik dengan akan digelarnya Pemilu tahun depan Zulkifli Hasan juga mengajak masyarakat untuk menjadi pelopor Pemilu damai sebagai konsekuensi berdemokrasi Pancasila. “Konsekuensi demokrasi pancasila ini adalah Pemilu setiap 5 tahun sekali. Jangan berantem hanya karena beda pilihan,” katanya seraya meminta agar masyarakat Bayan ini dapat menjadi pelopor Pemilu damai, Pemilu yang menggembirakan, dan Pemilu yang penuh persahabatan. (Nar)

BERITA REKOMENDASI