1.308 Warga Terima Sertifikat Tanah

Editor: Ivan Aditya

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Sebanyak 1.308 dari tital 1.793 bidang tanah sudah selesai dan diterbitkan sertifikat dalam program pensertifikatan tanah bersubsidi. Penyerahan dilakukan di gedung Graha Wijaya dipimpin langsung Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya, Kamis (04/05/2017) siang.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Sukoharjo Suraji mengatakan, proses pensertifikatan tanah bersubsidi untuk warga miskin sudah dilaksanakan setiap tahun oleh Pemkab Sukoharjo. Pada 2016 lalu dianggarkan sebesar Rp 1,1 miliar untuk melaksanakan pensertifikatan bersubsidi sebanyak 1.793 bidang tanah.

Dari jumlah target tersebut hingga Mei 2017 baru terselesaikan sebanyak 1.308 bidang tanah, sedangkan sisanya 485 bidang tanah masih akan segera diselesaikan secepatnya. Sertifikat tanah yang sudah selesai langsung diserahkan ke warga bersangkutan, selanjutnya warga pemilik tanah sudah memiliki legalitas hukum kepemilikan sah.

Kepengurusan sertifikat tanah bersubsidi sekarang mengalami perubahan. Sebelumnya ditangani Bagian Pemerintahan dan sekarang ditangani Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang. Peralihan dilakukan sesuai dengan perubahan Struktur Organisasi Tatakerja (SOTK).

“Sertifikat tanah diberikan sebagai legalitas kepemilikan sah warga memiliki tanah. Program pensertifikatan tanah bersubsidi diberikan untuk membantu warga,” ujar Suraji.

Sementara itu Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya mengatakan, program pensertifikatan tanah menjadi program unggulan Pemkab Sukoharjo. Dalam setiap tahun selalu dianggarkan khusus untuk menjalankan program. Nilainya selalu mengalami peningkatan dari awalnya hanya ratusan juta hingga miliaran rupiah.

Ketersediaan anggaran diharapkan bisa dimaksimalkan untuk membantu warga dalam mengurus sertifikat tanah. Pemkab Sukoharjo juga berkoordinasi dengan BPN dan Tim Saber Pungli untuk menghindari terjadinya masalah salah satunya pungutan liar.

“Sertifikat tanah yang sudah selesai diproses langsung diberikan. Sedangkan yang belum warga kami minta menunggu karena masih diproses petugas,” ujarnya. (Mam)

BERITA REKOMENDASI